KH SANJA ( Sosok Ulama Ahli Nahwu shorof)

Saya mengenal  nama beliau  ketika saya masih dibangku madrasah Aliyah tahun 1994 diBanten. Seorang kawan pernah mengajak saya untuk ikut pengajian sorogan Kitab Alfiyah ( Gramatika bahasa Arab ) dan menurut cerita teman teman  hanya dalam jangka waktu 2 bulan seorang santri dapat hafal dan menguasai Kitab Alfiyah ibnu malik . Namun sayang saya belum diberi kesempatan untuk menimba ilmu darinya beliau telah menghadap sang khalik.

KH.Sanja terkenal akan Ilmu Nahwu shoropnya . Ilmu Nahwu Shorof  inilah yang menjadi pintu masuk pemahaman kita akan teks2 literal bahasa arab yg tdk berharokat sehingga dapat memberikan makna yg sebenarnya. Tata bahasa Arab ini belum ada di zaman Rasulullah SAW. Ini benar2 kreasi para ulama yg diberikan keluasan ilmu dan pengetahuan oleh Allah SWT sehingga pemahaman akan risalah yg saat Rasulullah hidup masih dapat ditanyakan ke beliau sementara setelah beliau wafat pemahaman akan al-quran dan hadits perlu “penjagaan” pemahaman melalui kaedah2 bahasa Arab.

 KH.Sanja  pendiri  pondok pesantren Riyadul Alfiyah  yang berlokasi di kampung kadukaweng kaduhejo Pandegelang banten. Sosoknya yang sangat sederhana mampu melahirkan ratusan Ulama yang menjadi garda depan dalam melanjutkan perjuangan Dakwahnya.

Kh.Sanja lahir di Cigintung Pandegelang pada tahun 1917 masehi. Ayahnya bernama H. kasmin bin Ki Adil ibunya bernama Hj. Elas. Murid dari Syech Adroi’ yang terkenal dengan Ilmu Nahwu Alfiyahnya mampu menjadikan KH.Sanja sebagai sosok Ulama yang Ahli dalam Gramatika Bahasa Arab . Diantara guru-guru beliau lainya adalah Syech Tubagus Ahmad Bakri  yang terkenal dengan julukan Mama Sempur .Mama sempur adalah bangsawan Banten yang berguru kepada Syech Nawawi Albantani.

Kh.Sanja terkenal juga dengan Dermawan kaya yang Tawadhu, sawahnya membentang luas . Karena kecintaan dan hobbynya yang suka bertani , KH sanja kerap kali membeli Tanah  untuk dijadikan sawah , saking hobbynya yang bertani tersebut pemerintah sempat melarangnya untuk membeli tanah kembali untuk dijadikan sawah , karena banyaknya sawah yang dimiliki KH.Sanja. Ada pengalaman unik yang saya dengar dari santri beliau, Suatu hari KH.Sanja sedang mencangkul sawahnya, datang seseorang anak muda yang berniat Mondok di Pesantren Riyadul Alfiyah pimpinan KH.Sanja. Anak muda tersebut tidak mengenal KH.Sanja , maka ketika anak muda tersebut melihat Petani sedang menyangkul sawah , anak muda tersebut minta tolong untuk di antarkan ke Pondok Pesantren Abah Sanja . Maka Petani tersebut yang tak lain adalah KH,Sanja berkenan untuk mengantar anak muda tersebut ke Pesantren yang dimaksud sambil membawa barang -barang anak muda tersebut .Setelah sampai Pondok Pesantren  sebagaimana lazimnya santri baru ia memohon ditunjukan di mana rumah Syekh Sanja untuk memohon dapat diterima sebagai santri baru. Setelah menunjukan rumahnya sendiri kepada santri itu Syekh Sanja masuk ke dalam rumah dari pintu belakang. Dan sangat kagetlah santri itu bahwa petani yang tadi membawa barang-barangnya adalah Syekh Sanja sendiri. bukan main malunya si calon santri tersebut.

Pada hari minggu tanggal 11 mei 1999 , KH.Sanja dipanggil menghadap sang kholik dan meninggalkan kesedihan yang luar biasa bagi masyarakat banten dan tentunya juga bangsa Indonesia telah kehilangan Sosok Ulama yang Tawadhu dan Ahli Ilmu Nahwu shorop. termasuk saya orang yang menyesal yang belum sempat menimba Ilmu dari beliau. Wayanfa’una bibarkatihim waasrorihim wa ‘ulumihim . aminn

WALI SONGO DAN WALI SONGONG

Seorang teman sangat aktif pada sebuah pengajian / Majlis ta’lim yang menurutnya mengajarkan ajaran Islam paling benar. Menurutnya pula Pengajian yang diikutinya  adalah benar-benar ajaran yang mengacu pada Alquran dan sunnah tanpa ada tambahan tambahan yang menurutnya Bid’ah . Dan Parahnya lagi menvonis saya dan sabahat lain adalah Kapir yang telah menyimpang dari Alquran dan Sunnah. Masya Alloh…

wahabi_cingkrang

Fenomena mengkafirkan ini sudah terkuak lama dan semakin meresahkan, mereka orang-orang yang mengaku dari Aktifis Salafi yang memiliki ciri khas berpakian ala Tentara Taliban dan memelihara jenggot beberapa lembar sering kali menghina para ulama dan  kyia yang dianggapnya sesat . Padahal mereka baru mengikuti pengajian beberapa kali saja . Mereka memprovokasi dan menebarkan kebencian dengan amaliah amalia yang dilakukan para Ulama dan kyai yang dianggapnya Bid’ah dan menyimpang dari ajaran Islam. Belum lama diJogjakarta ketika diadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tiba tiba ada seorang Aktivis Salafi berteriak ” Berhentiiii….ini Haram..kafir semua  ….sambil membacakan sebuah Dalil Ayat Quran. Tentu saja tindakan Provokasi tersebut membuat tersinggung dan marah para jamaah yang notabennya telah menghina para Ulama yang hadir pada peringatan Maulid Tersebuat.

Orang seperti ini disebut dengan “Wali Songong” mengaku dirinya paling pinter, paling benar , paling duluan yang dapat tiket Surga. Kalau dahulu kita mengenal Para Wali songo  yang menyebarkan Ajaran Islam dengan  cara yang persuasif sehingga banyak Umat yang mau masuk Islam bahkan Wali Sunan Kali jaga menyebarkan Islam dengan mediasi Wayang Golek dan Tembang  jawa “Ilir -ilir ” yang sarat dengan Makna spritual . Mampu melahirkan Ulama- Ulama yang menjadi Garda depan dalam perjuangan mensyiarkan Agama Islam . Dan sekarang sekelompok “Wali Songong” dengan Arogannya berdakwah Layaknya sang Utusan , dengan menebarkan kebencian, perpecahan dikalangan umat Islam.

Buat para Muhibbin tetap merapatkan barisan dan jangan terprovokasi oleh ajaran ajaran “Wali Songong” yang memecah belah  Persatuan Umat Islam.

IBADAH HAJI MUDIKNYA MANUSIA KEPADA ALLOH

     Perjalanan ibadah Haji adalah merupakan perjalanan spritual yang akan mampu merubah sifat sifat manusia yang memiliki banyak kekurangan menjadi sifat sifat ketuhanan yang sempurna. Mengapa seseorang ketika menginjakkan kakinya di Rumah Alloh Mekkah akan meneteskan air mata ?? karena pada hakikatnya “Manusia akan kembali kepada Alloh. Ibadah haji bukanlah sekadar prosesi lahiriah formal belaka, melainkan sebuah momen revolusi lahir dan batin untuk mencapai kesejatian diri sebagi manusia. Dengan kata lain, orang yang sudah berhaji haruslah menjadi manusia yang ‘tampil beda’ /lebih lurus hidupnya dibanding sebelumnya, dan ini adalah kemestian. Kalau tidak, sesungguhnya kita hanyalah Plesiran  berlibur ke Tanah Suci di musim haji.

     Ibadah haji sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas iman, merubah prilaku manusia subtansinya , tidak dilihat dari gelar haji yang disandangnya. Akan tetapi, sejauh mana ibadah yang telah dilaksanakan itu di tanah suci membekas dalam hati, lalu terrefleksi dalam kehidupan sehari-hari. Ini berarti, ibadah haji hakikatnya  merupakan upacara inisiasi untuk melahirkan kembali seorang manusia dengan kualitas pribadi yang sama sekali baru. Mudik nya manusia adalah kembalinya kita kepada Alloh swt.

Seorang Sahabat menawarkan sebuah buku Panduan Ibadah Haji yang akan membimbing untuk mencapai Haji Mabrur.

manasik

Paket Lengkap Haji & Umroh, dengan rekomendasi IPHI yg di tulis oleh KH. Mudatsir Muslim & Tim Borobudur Inspira. Pakeet terdiri dari
- 1 Video Interaktif panduan Haji & Umroh.  (Untuk Komputer)
- 1 Audio kumpulan Doa & Kamus Percakapan sederhana.
- 1 VCD Panduan ibadah Haji
- 1 Buku Panduan Prjalanan Kota Makkah & Madinah
- 2 Lembar Peta ukuran A3

FITUR-FITUR INOVATIF
- Muthowif Virtual Interaktif
- Video Manasik & Umroh 16 Seri
- Tour Virtual 360 View
- Audio Doa & kosa kata sederhana
- Peta lengkap Masjidil Haram, Masjid Nabawi & armina
- Daftar Penginapan & Hotel Makkah & Madinah

KEUNGGULAN PAKET INI
• CD Inter aktif yang bisa diputar di komputer atau laptop, akan membuat anda seperti punya muthowif sendiri. Dilengkapi dengan aplikasi panorama virtual 360 kawasan Masjidil Haram.
• VCD Tutorial yang menuntun Anda dari tatacara pendaftaran, panduan di Tanah Suci hingga kepulangan ke Tanah Air.
CD Audio Kumpulan Doa Haji & Umroh. Membantu Anda melafalkan dan menghafal bacaan doa Haji & Umroh. Dapat juga digunakan di dalam handphone Anda hanya menggunakan kabel data.
• Buku panduan Ibadah Haji & Umroh, disusun sebagai buku lengkap Ibadah Haji & Umroh, mulai pendaftaran, tatacara, hingga doa & zikir.
• Buku kumpulan doa  Haji & Umroh. Dikemas khusus sebagai buku pegangan yang mudah digantungkan di leher dan tidak mudah hilang. Dilengkapi petunjuk praktis di tanah Suci hingga percakapan sederhana dalam 3 bahasa
• Buku Panduan Perjalanan Makkah & Madinah, dibuat agar perjalanan Ibadah anda tidak terganggu hal-hal non teknis.

KH.Abdul Rasyid atau Kyai Pocong Mubaligh Fenomenal

 Ketika saya melewati sebuah Musholla dicipondoh tangerang. Ada hal yang menarik hati saya yaitu  Musholla yang bernama Miftahussalam di Cipondoh akan mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengundang Penceramah dari Banten bernama KH.Abdul Rasyid yang mendapat  julukan Kyia Pocong. Banner undangan pengumuman tersebut digambar dengan sebuah ilustrasi Pocong. Penasaran juga saya dengan sosok Mubaligh yang dijuluki Kyai Pocong tersebut.

sangar pocong

Tepat pada Malam senin 17 Peb 2013 saya mengajak istri dan anak anak  untuk sama sama menghadiri Peringatan Maulid di Musholla tersebut. Subhanalloh luar biasa banyaknya Muhibbin yang datang dari berbagai penjuru tangerang untuk menghadiri Maulid nabi Muhammad saw dan untuk mendengarkan Tausyia yang akan disampaikan oleh KH.Abdul Rasyid atau Kyia pocong. Mungkin Jamaah dan Muhibbin sama seperti saya berangkat dari rasa penasaran dan keingin tahuan “Mengapa diberi julukan Kyia Pocong ?? saya menduga duga apa mungkin penceramah tersebut menggunakan busana pocong ?? atau mungkin isi ceramahnya tentang kematian ??. seperti apa ya???

KH Abdul rasyid

Acara Maulid nabi Muhammad saw yang diawali dengan pembacaan Kisah maulid Barjanzi karangan Syech Jafar al barzanji menambah syahdu dan keheningan serta kerinduan kepada baginda Nabi Muhammad saw. Hingga tiba acara yang dinanti nanti ceramah Agama yang akan di sampaikan oleh KH.Abdul Rasyid ( Kyia pocong ). Diluar dugaan saya penampilan  beliau tidak jauh beda dengan para ulama  atau mubaligh lainnya, sederhana layaknya ustadz di kampung saya . Suaranya yang begitu khas dan penyampaiannya yang begitu lugas mampu menghipnotis ratusan jamaah yang menghadiri peringatan Maulid tersebut. Hingga akhinya beliau menceritakan kenapa dirinya di beri julukan Kyai Pocong.

Ketika masa remaja sekitar tahun 1980 an beliau KH Abdul rasyid mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang sangat tinggi, hingga akhirnya KH.Abdul rasyid menabrak sebuah pohon asem dan tewas seketika. Lalu jenazah beliau dimandikan , dikafani dan di sholatkan oleh paman beliau. Setelah itu Jenazah KH Abdul Rasyid dibawah ke pemakaman untuk dikubur. Begitu Jenazah di turunkan di liang lahat dan hendak dibuka tali kafannya tiba tiba Jenazah KH Abdul rasyid berdiri tegak , bukan main paniknya warga yang mengiringi prosesi pemakaman tersebut hingga berlari berhamburan sambil berteriak “pocong….Pocong…pocong….KH.Abdul Rasyid pun tidak menyadari kalau dirinya masih  terbungkus kain kapan hingga beliau pulang kerumah ditengah kepanikan yang luar biasa.

Cipondoh-20130217-00031

Dengan dibantu warga dan keluarga KH.Abdul rasyid  akhirnya di bawa pulang kerumahnya namun tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut  KH.Abdul rasyid. Hingga hari ketiga KH.Abdul Rasyid dapat berbicara dan menceritakan tentang pengalaman masa transisi alam dunia dan alam kubur walaupun beliau belum sempat dikubur. Beliau menceritakan pada saat dialam kubur , beliau bertemu dengan sesosok perempuan yang sangat bau, tubuhnya bernanah serta kemaluannya yang sangat besar di tanya oleh Kh.Abdul Rasyid ” Kenapa bisa seperti itu ?? “Kata wanita tersebut Dulu ketika aku masih hidup aku melakukan perselingkuhan dengan pria lain dan melakukan Zina “. Dan beliau bertemu lagi dengan sosok laki- laki yang berwajah seperti Babi dan tubuh yang dilumuri penyakit lepra’ditanya oleh KH.Abdul rasyid kenapa kau seperti ini ?? ” Jawab laki-laki tersebut ” Dulu ketika masih hidup aku sering melalaikan sholat .”

Dari pengalaman Religius hidup setelah mati tersebut  merubah karekter dan pribadi KH.Abdul rasyid untuk selalu  berdakwah menyampaikan pesan pesan kematian kepada para Jamaah agar hidup didunia selalu menjaga apa yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad saw. dan KH.Abdul rasyid juga selalu menolong jamaah yang memilki penyakit kronis yang tidak bisa disembuhkan . Dengan metode Herbal dan Doa banyak pasien yang dapat disembuhkan dan tentunya semua berkat Inayah dan Anugrah dari Alloh SWT   kepada hamba hambanya yang dipilih.wallohu a’lam

JADWAL MAULID AGUNG NABI MUHAMMAD SAW 2013

Untuk para pecinta Rosululloh saw…pecinta Maulid Nabi Muhammad saw…pecinta para ulama …Pecinta  habaib…yang rindu akan Nabi Muhammad saw…mari kita hadiri…kita syiarkan peringatan maulid Nabi Muhammad saw agar kita mendapatkan syafaat dari baginda nabi Muhammad SAW ( klik disini  http://sachrony.wordpress.com/undangan/ )

muhibbin

Tahun Baru dan Evaluasi diri/Muhasabah

Ada yang menarik menjelang pergantian tahun di monas. Kalau kebanyakan orang merayakan tahun baru dengan pesta pora meniup terompet, menonton panggung hiburan,  bakar petasan, bakar ikan atau jagung, bahkan pesta minuman keras dan kemaksiatan lainnya yang mewarnai pergantian tahun itu sudah biasa. Tapi kalau ada sebagian orang yang merayakan pergantian tahun dengan menggelar tabligh akbar dengan mendengarkan nasihat – nasihat  para ulama dan menggelar dzikir bersama baru itu luar biasa.

102450_perayaan-tahun-baru-2011-di-jakarta_663_382

Acara dzikir bersama yang di kordinasi oleh Majelis Rosulloh di silang monas seakan menjadi pengimbang ruhania disaat jutaan umat manusia di seluruh dunia larut dalam pesta pora pergantian tahun . Lantunan Dzikir akan menjadi untain tasbih penyejuk hati dan menjadi intropeksi diri serta evaluasi  terhadap perjalanan hidup kita di tahun yang lalu.

munzir

Kita harus selalu mengedit segala bentuk kegiatan dan aktifitas yang pernah kita lakukan , keputusan yang telah kita buat  serta imbas dari keputusan itu serta tanggung jawab yang akan kita terima.Pergantian tahun adalah sebuah moment evaluasi diri /Muhasabah , hal ini penting dilakukan dari pada merayakan tahun baru dengan berpesta pora , Evaluasi yang dilakukan akan menjadi tolak ukur keberhasilan manusia baik untuk urusan dunia maupun sisi ruhania.

Ada beberapa hal yang perlu kita Evaluasi /muhasabah dalam perjalanan tahun lalu

1.  Evaluasi ibadah 

Sejauh mana ibadah kita kepada Alloh tahun lalu , Sholat kita, Puasa kita , dzikir kita , tahajut kita, dhuha kita dan lain lainn apa ada peningkatan atau sebaliknya. Karena tujuan diciptakan manusia oleh Alloh adalah semata mata untuk beribadah kepada Alloh.swt

. وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah aku Ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk Beribadah “(Q.S. Adz-Dzariat 56)

Mari kita evaluasi amal ibadah kita, apakah sudah benar dan baik ???

Benar artinya : Sesuai dengan tuntunan syariat
Baik artinya kita laksanakan dengan ikhlas dan istiqomah

2. Evaluasi pekerjaan dan harta 

Semua pekerjaan ada tanggung jawabnya di hadapan Alloh swt. bagaimana suatu saat nanti mulut kita di kunci rapat2 oleh Alloh, bagaimana ketika tangan dan kaki bicara dan mengungkap semua apa yang telah kita kerjakan. dan akan ditanya tentang harta yang kita peroleh dan kemana harta tersebut dibelanjakan. maka sepatutnya kita merenung kembali tentang rezeki yang kita peroleh apa tercampur dengan hal hal yang diharamkan Alloh ?

3. Evaluasi kehidupan Sosial

Kita hidup didunia tidaklah sendiri, kita hidup bermasyarakat dan bertetangga sejauh mana kepedulian kita terhadap tetangga terdekat , apa ada hal-hal yang telah menyakiti hati tetangga kita ? maka sudah sepatutnya kita memperbaiki tali silahturahmi dengan para tetangga dan menjaga perasaan mereka . Karena tetangga adalah saudara terdekat kita.

 Maka Evaluasi/Bermuhasabah berarti mencoba mengenali kelebihan dan kekurangan yang ada. Kelebihan yang diberikan Allah akan dimanfaatkan untuk menambah kebaikan dan memberikan manfaat bagi banyak orang . Sementara kekurangan diri dijadikan sebagai momentum memperbaiki diri agar lebih baik diwaktu yang akan datang

KH.TB.MUHAMMAD FALAK ( ULAMA KARISMATIK DAN PEJUANG )

Beberapa waktu yang lalu saya melakukan Ziarah ke Maqom Sayyidul walid di empang bogor, pernah terngiang dalam ingatan saya sebuah Pondok Pesantren yang terkenal dibogor yang didirikan oleh seorang Ulama min Awliyaillah bernama  KH.Tubagus Muhammad Falak . Ingin sekali rasanya saya berkunjung dan berziarah kesana  . KH.Tubagus Muhammad Falak   adalah Pendiri pon-pes Al Falak Bogor yang masih memiliki ikatan darah dengan Syech Maulana Hasanudin Banten. Terlahir dan dibesarkan dari keluarga seorang ulama karismatik bernama KH.tubagus Abbas. Lahir di desa Sabi Pandegelang Banten tahun 1842. nama “Falak” dibelakang namanya adalah merupakan gelar yang diberikan oleh gurunya Sayyid Affandi Turki seorang Ulama besar di Mekkah karena kecerdasan dan kemampuan kh TB Muhammad Falak dalam menguasai Ilmu Falak.

 Suasana keagamaan serta bimbingan agama Islam yang diberikan oleh orangtuanya semasa kecil sangat mempengaruhi pembentukan karakter dan semangat KH. TB.Muhammad Falak untuk menuntut ilmu pengetahuan agama Islam serta mengamalkan ilmu tersebut demi kepentingan umat. Sejak kecil Kh.TB.Muhammad Falak tergolong cerdas hal ini di buktikan dengan penguasaan beberapa disiplin ilmu yang telah beliau selesaikan dalam waktu relatip singkat .Pada usia 15 tahun Ayahnya mengirim beliau ke Mekkah untuk memperdalam disiplin ilmu yang lain. Di Mekkah beliau belajar kepada seorang ulama terkemuka yang berasal dari Indonesia yaitu Syech NawawiAlbantani .Dalam bidang ilmu Hadist beliau belajar kepada Sayyid Amin Qutbi dan dalam ilmu tasawwuf beliau belajar kepada Sayyid Abdullah Jawawi. Sedangkan dalam ilmu falak beliau belajar kepada seorang ahli ilmu falak bernama Sayyid Affandi Turki ,Dalam ilmu  fiqh, beliau belajar kepada Sayyid Ahmad Habasy, dan Sayyid Umar Baarum. Di samping nama-nama di atas, selama di Mekkah beliau juga menuntut ilmu di bawah bimbingan ulama-ulama besar lainnya antara lain: Syekh Ali Jabrah Mina, Syekh Abdul Fatah Al-Yamany. Syekh Abdul Rauf Al-Yamany. dan Sayyid Yahya Al-Yamany.

Hampir 21 tahun Kh.Tb.Muhammad falak Menuntut ilmu di Mekkah , beliau kembali ketanah air dalam masa pergolakan penjajahan belanda .Aktivitas da’wah  dan tablignya untuk menyebarkan dan menyiarkan dimulai dari daerah Pandeglang, Banten hingga sampai ke Pagentongan Bogor .Rasa nasionalisme yang tinggi beliau ikut bergabung dengan Laskar ” Hisbullah” berjuang bersama sama para ulama menumpas penjajah . Peran beliau secara langsung telah mengobarkan  semangat juang dan anti penjajah rakyat khususnya untuk memperjuangkan Republik Indonesia sebagai negeri berdaulat. Karena aktifitas perlawanan tersebut, pasukan belanda yang berada di bogor melakukan penyerangan ke Pagentongan yang mengakibatkan wafatnya  tujuh orang warga Pagentongan. Setelah melakukan aksi penyerangan tersebut pasukan belanda kemudian menangkap KH. Tubagus Muhammad Falak dan sebagian besar warga Pagentongan yang kemudian dipenjarakan di daerah Gilendek. Namun atas kehendak Allah SWT dan atas wasilah pengaruh KH. Tubagus Muhammad Falak yang sangat besar di masyarakat dan dikhawatirkan dapat membangkitkan semangat perlawanan yang lebih besar lagi maka KH. Tubagus Muhammad Falak kemudian dibebaskan bersama warga lainnya.

Kedalaman ilmu dan ketawadhuan beliau telah menjadi sosok Ulama karismatik yang sangat di cintai umatnya dan murid muridnya. Maka tak mengherankan apabila beliau banyak melahirkan ulama – ulama terkemuka di nusantara. selain mengutamakan ilmu-ilmu agama, beliau  juga banyak menguasai ilmu bela diri baik secara fisik maupun batin. Bahkan pendidikan bela diri sengaja diajarkan kepada para santrinya mengingat rawanya perampokan yang terjadi di daerah tersebut,dan pada masa itu adalah masa penjajahan,dan KH Tubagus Muhamad Falak mewajibkan santrinya untuk berjuang melawan penjajah. Kemahiranya atas ilmu bela diri telah melambungkan namanya sebagai salah seorang “ pendekar” yang disegani kawan ataupun lawan di daerah Jawa Barat. Disamping seorang ulama dan pendekar , Kh TB.Muhammad Falak seorang  Waliyulloh sebagaimana yang telah dikatakan oleh Alhabib Umur bin Hud Cipayung.

Pernah diceritakan pada waktu pengajian berlangsung , KH.TB Muhammad falak mengatakan kepada para santri “bahwa lampu akan mati pada menit sekian dan detik sekian” tanpa banyaak tanya lagi para santri bergegas mencatat . Dan benaar saja seekor kucing menyambar lampu hingga padam persis seperti apa yang dikatakan Kh.TB Muhammad falak.

KH. Tubagus Muhammad Falak wafat pada waktu subuh pukul 04.15 hari Rabu tanggal 19 Juli 1972 atau tanggal 8 Djumadil Akhir 1392 H di usianya yang ke 130 tahun di Pagentongan, Bogor.