JALIN SILAHTURAHIM……

SAHABAT NABI YANG MELAKUKAN QHISOS KEPADA ROSULULLOH SAW

25 Juni 2008 · & Komentar

Menjelang Rosululloh Saw wafat , Nabi memanggil para sahabatnya untuk berkumpul. “Wahai kaum Muslimin siapakah diantara kalian yang pernah merasa teraniaya oleh si lemah ini, bangkitlah sekarang untuk mengambil Qhisos, jangan kau tunggu hingga kiamat menjelang, karena sekarang itu lebih baik dari pada nanti aku akan menanggung semuanya di akherat . Semua sahabat terdiam ,lalu berdirilah Sahabat yang bernama Ukasyah Ibnu Muhsin, “saya Ya Rosul….Saya akan menuntut hukuman Qhisas kepada mu Dulu aku pernah bersamamu di perang Badar. Untaku dan untamu berdampingan, dan aku pun menghampirimu agar dapat mencium Paha mu Saat itu engkau melecutkan Tongkat kepada untamu agar dapat berjalan lebih cepat, namun sesungguhnya engkau memukul lambungku” ucap ‘Ukasyah dengan lantang.

Baiklah Ya Ukasyah..aku kan terima hukuman Qhisas ini “Jawab Rosulululloh Saw, lalu Rosul menyuruh bilal mengambil tongkat Nya di rumah fatimah anaknya Rosululloh. Bilal bergegas menuju Rumah Fatimah untuk mengambil Tongkat Rosululloh, Apa yang akan dilakukan Ayahku dengan tongkatnya wahai bilal ” Tanya Fatimah. “Ada seoarang sahabat yang akan melakukan Qhisos Kepada Rosulululloh” Jawab Bilal. Dengan nada Marah Fatimah menjawab ” Siapa gerangan yang tega mengqhisos kepada Rosululloh “!! . Bilal tidak menjawab dan bergegas pergi untuk menyerahkan tongkat tersebut Kepada Rosululloh SAW.

Lalu Rosululloh Saw menyerahkan tongkat tersebut kepada Ukasyah bin muhsin, untuk segera melakukan qhisas terhadap Rosulululloh Saw. Lalu tiba-tibalah berdirilah Sahabat Abu bakar dan Umar, “Hai Ukasyah biar aku saja yang menggantikan Rosululloh untuk di qhisas kau pilih bagian mana saja sesukamu untuk kau pukul tongkat itu ke tubuhku “Kata Abu bakar yang sejak tadi menahan amarah karena tidak tega melihat rosululolloh akan di sakiti. “Jangan Hai Abu bakar Alloh telah menempatkan kedudukan dan niatmu di akherat nanti..duduklah ” Jawab Rosululloh. Bangkitlah Sayyidina Ali” Aku kemana-mana selalu bersama rosululloh, maka qishas lah aku …jangan kau qhisas Rosulullloh ” Kata Sayyidina Ali RA. “duduklah Hai Ali …Alloh juga telah menempatkan keduduan dan Niatmu ” Jawab Rosululloh. Tampilah cucu-cucu kesayangan Rosululloh Hasan dan Husein ditengah kerumunan Sahabat ” Kamu tahu kami adalah cucu-cucu rosululoh, biar kami saja yang kau qhisas itu sama saja dengan kau mengqhisas rosululloh ” kata Hasan husein .”duduklah kalian Wahai dua bola mataku.” kata rosululloh.

Suasana begitu tegang dan mengharukan ,karena semua sahabat tidak tega Manusia suci yang mereka cintai akan di cambuk dengan Tongkat oleh Ukasyah. Lalu Ukasyah meminta kepada rosululoh untuk membuka bajunya” Wahai Rosululloh sewaktu kau memukulku dengan tongkat, waktu itu aku sedang tidak pakai baju jadi aku minta kepada engkau untuk melepaskan Bajumu” kata Ukasyah. Lalu Rosululloh membuka bajunya terlihatlah Tubuh rosululloh yang putih bersih memancarkan cahaya, tiba-tiba Ukasyah memeluk tubuh putih tersebut sambil menciumnya dengan linangan air mata ukasyah yang menempel di tubuh rosululloh sambil berkata” Ya rosululloh siapa yang tega memukulmu…aku hanya ingin memeluk dan mencium tubuh sucimu agar tubuhku bisa terlindungi dari jilatan api neraka” Para sahabat yang sejak tadi manangis meyaksikan peristiwa tersebut berkumandang takbir Alloh huakbar…’ Wahai para sahabatku kalau kau ingin melihat penghuni surga dialah orangnya “kata rosululloh Saw sambil memeluk Ukasyah

Kategori: KISAH ROSULULLOH SAW
Ditandai:

10 tanggapan so far ↓

  • norman // 7 Juli 2008 pada 03:13 | Balas

    Ya..Alloh Maha pengasih dan penyayang…
    Masih adakah orang-orang dizaman sekarang ini
    semuliya Rosululloh??????
    Ya Alloh…hidupkanlah..Bangkitkanlah….Orang yang mulia..agar selalu dan selalu Memegang Amanah Mu & Rosululloh menjadikan Islam Maju, Jaya…satu padukan Ummat Nabi Muhammad ya Alloh…..ya Alloh..ya Alloh

  • nabila // 15 Agustus 2008 pada 02:23 | Balas

    ass..sungguh bruntung org yang bs dkt dg para guru dan habaib saya dari kalimantan,4 bln yg lalu saya mengenal sorang habib yang sangat baik sholeh tapi tdk mw menyombongkan gelar habibnya.byk hal brmanfaat yg saya dapat dr bliau tarekat Nur yg bagi saya sangat berharga..saya tdk pernah bertemu beliau dan melihat rupa bliau karna jarak,masalahnya sekarang bliau meninggalkan saya dengan alasan,g slamanya mi’raj Rosulullah didampingi malaikat jibril..tapi saya merasa bliau tinggalkan padahal banyak hal yang masih ingin saya tanyakan…Ya Robby,karuniakan pada hamba sifat Husnuzhon…fi barkati Rosulullah kuatkan zhir batin hamba…

  • M. Haidar // 21 Agustus 2008 pada 06:05 | Balas

    sungguh beruntung sahabat Ukasyah ra. beliau bisa memeluk tubuh baginda Nabi SAW yang suci sambil menciumnya dengan linangan air mata karena rasa ta’dhim serta mahabbah yang begitu mendalam. sungguh saya pun iri pada sahabat ukasyah ra, saya juga seorang hamba yang hina ini ingin sekali rasanya memeluk tubuh/badan baginda Nabi SAW yang mulia. semoga Allah SWt mengabulkan do’a hamba yang hina ini untuk bertemu dengan Baginda Nabi Yang Mulia Muhammad SAW…. Amiin.

  • Abdulloh // 25 Oktober 2008 pada 05:52 | Balas

    my.opera.com/Muhammadabdullohhasan

  • Abdulloh // 25 Oktober 2008 pada 05:54 | Balas

    Aku juga berharap bisa memeluk tubuh beliau saw

  • mustofa // 29 Oktober 2008 pada 20:26 | Balas

    Allahuakbar……………….ya…Rosullullah……..

  • ikhwan // 24 Desember 2008 pada 13:02 | Balas

    Siapa yg tidak ingin memeluk tubuh yg mulia???
    Pi kita harus bersyukur, karena kita masih diberi hidayah oleh Alloh. Daripada kita hidup di zaman rosul pi jadi pengikut Abu Lahab. Na’uzdubillah.
    allohu akbar

  • M. Timmi Fauzan // 20 Maret 2009 pada 10:22 | Balas

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, salam kenal. Saya lagi searching artikel tentang Habib Luthfi, salah satunya yang muncul alamat ini. Insya Allah al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya akan hadir di Pesantren Al-Hamidiyah Depok dalam acara Maulid Nabi hari Kamis tanggal 26 Maret 2009 jam 08.00. Tulisan dengan judul ini sangat menarik dan tanpa terasa saya menitikan air mata bangga dan rindu pada nabi…. Allahu Akbar

  • rahamad s.nadi // 8 Agustus 2009 pada 17:59 | Balas

    ya.. Alloh selamatkan hambamu ini dari hari akhir yang telah Kau janjikan,& berikan surgamu yang Kau janjikan pula,
    atau pindahkan hambamu ini ke surgamu bila Engkau mau memberikan hisab yang akan diberlakukan pada orang-orang zholim di jagat raya ini.. karna Engkau Maha mengetahui siapa saja yang zholim & siapa yang alim di dunia ini.

  • adhi nugroho // 10 Agustus 2009 pada 09:14 | Balas

    allahu akbar.
    apakah kita dapat mengikuti jejak NABI kita MUHAMMAD SAW.
    beliau sungguh iklhas ktka ingin di sakiti oleh umatnya.
    apakah kita dapat melakukannya didalam kehidupan kita sehari-hari.

Tinggalkan sebuah Komentar