BERCANDANYA NABI MUHAMMAD SAW

Pada suatu saat, ketika Ali bin Abi Thalib masih kanak-kanak, pernah makan kurma bersama-sama Rasulullah. Setiap kali mereka makan sebuah kurma, biji-biji sisanya mereka sisihkan di tempatnya masing-masing.

Beberapa saat kemudian, Ali menyadari bahwa dia memakan terlalu banyak kurma. Biji-biji kurma sisa mereka menumpuk lebih banyak di sisi Ali dibandingkan di sisi Rasulullah. Maka Ali pun secara diam-diam memindahkan biji-biji kurma tersebut ke sisi Rasulullah.

Ali pun berkata, “Wahai Nabi, engkau memakan kurma lebih banyak daripada aku. Lihatlah biji-biji kurma yang menumpuk di tempatmu.” Nabi pun tertawa dan menjawab, “Ali, kamulah yang memakan lebih banyak kurma. Aku memakan kurma dan masih menyisakan biji-bijinya. Sedangkan engkau, memakan kurma berikut biji-bijinya.”

(disarikan dari Sirah Nabi).

4 responses to “BERCANDANYA NABI MUHAMMAD SAW

  1. Hidup memang perlu canda dan tawa agar fikiran tetap rileks, tapi canda juga bisa menjadi amal yang sia-sia bahkan dosa. Oleh karena itu bercandalah yang sesuai tuntunan Nabi.

  2. coba ana bisa becanda ama ROSULULLOH SAW ana ikhlas walaupun cuma dalam mimpi,,, para ulama yang bae do’ain ana ya biar ketemu ama ROSULLOH SAW….

  3. aku mau ketemu nabi muhammad walau dalam mimpi

  4. Demi Allah, aku pernah mimpi, tp Perwujudannya bukan seperti kita melainkan berbentuk lafadz Muhammad yg mengelilingi tubuh aku.

    Demi Allah, aku pernah mimpi, tp perwujudannya bukan seperti seperti kita melainkan lapadz Muhammad yg mengelilingi tubuh aku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s