Monthly Archives: November 2007

FENOMENA ALIRAN ALQIYADAH AL ISLAMIYYAH

Terbongkarnya aliran Al qiyadah Al Islamiyyah tentu mengejutkan semua pihak. Bagaimana bisa ajaran-ajaran al qiyadah yang melenceng jauh dari ajaran islam punya banyak pengikutnya konon mencapai 9 ribu jiwa. Pemahaman terhadap agama yang dangkal menjadi pemicu banyaknya orang yang tersesat mengikuti aliran Al qiyadah.

Dari penjelasan para saksi bahwa Al-Qiyadah Al-Islamiyah memiliki ajaran-ajaran yang jauh menyimpang dari pokok-pokok Ajaran Islam, antara lain :

  1. Mereka menghilangkan Rukun Islam yang telah dipegangi oleh seluruh Kaum Muslimin dan jelas-jelas bersumber dari hadits-hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh para ulama ahli hadits yang diterima oleh seluruh kaum uslimin dari kalangan ahlussunnah (Suni)
  2. Mereka menganggap bahwa pimpinannya adalah Rasulullah yaitu bernama Al-Masih Al Maulud (Al Masih yang dijanjikan /dilahirkan)
  3. Menghilangkan syariat sholat lima waktu dalam sehari semalam, dengan diganti sholat lail, mereka mengatakan bahwa dalam dunia yang kotor (belum menggunakan syariat Islam) seperti ini tidak layak kaum muslimin melakukan sholat lima waktu.
  4. Menganggap orang yang tidak masuk kepada kelompoknya dan mengakui bahwa pemimpin mereka adalah Rasul adalah orang musyrik. Hal ini sesuai yang di ungkapkan oleh seorang saksi yang anak kandungnya sampai saat ini setia dan mengikuti kajian-kajian kelompok ini. Anak kesayangannya tersebut tidak mau pulang ke rumah bersama kedua orang tua karena menganggap kedua orangtuanya musyrikin.
  5. Dalam dakwah, mereka menerapkan istilah sittati aiyyam (enam hari) yang mereka terjemahkan menjadi enam tahapan, yaitu :
    1. Sirron (Diam-diam / Sembunyi-sembunyi / Bergerilya )
    2. Jahron (Terang-terangan)
    3. Hijrah
    4. Qital
    5. Futuh (Meniru NAbi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam, membuka Mekah)
    6. Khilafah

Tampak dari enam tahapan ini mereka mencoba mengaplikasikan tahapan dakwah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam dalam berdakwah di jazirah Arab dahulu. Pimpinan dan pendiri mereka bernama Ahmad Al musoddiq yang Mengaku sebagai Rosul setelah mendapat wangsit selama dia bersemedi di bogor.Padahal jelas-jelas bahwa wangsit itu berasal dari Setan yang menyesatkan. Tentu kita pernah mendengar kisah tentang Syeck Abdul qodir Zaelany seorang ulama yang alim dan Wali qutub, Beliau Syeck Abdul qodir Zaelani ketika sedang sendiri di datangi sebuah Cahaya yang sangat terang sekali hingga disekeliling Syech Abdul Qodir Zaelani menjadi sangat terang . Dan dibalik Cahaya tersebut Muncul suara “Hai Hambaku Yang Ta’at …..akulah Tuhanmu….Karena derajatmu Tinggi..aku perlihatkan Wujudku pada mu…untuk itu kau Tidak perlu lagi Sholat….Tidak perlu puasa…aku halalkan untukmu…. ” kata suara tersebut. Syeck Abdul Qodir yang memang a’lim lalu mengambil sandalnya dan melemparkannya kesumber cahaya tersebut sambil berucap” Pergilah kau setan……Jangan mengaku-ngaku sebagai Tuhanku….Tuhanku Tidak mungkin memerintahkan aku meninggalkan apa yang telah diwajibkan kepadaku..” Akhirnya Cahaya tersebut hilang . Dan apa yang dialami oleh Ahmad Musoddiq pendiri Al qiyadah Islamiyyah yang mendapat wahyu dari Tuhan adalah sebenarnya dari Setan yang menyesatkan.

Munculnya bermacam-macam aliran yang menyesatkan umat, tentu ini menjadi rasa keprihatinan kita sebagai umat Islam , mereka telah menodai Agama Islam tapi kita juga harus tetap intropeksi diri baik itu terhadap diri sendiri maupun para pemimpin serta para ulamanya. Apa kita dan Para ulama terlalu sibuk dengan jama’ahnya, partainya dan majlis ta’lim nya masing-masing sehingga kita tidak tahu dan tidak peduli dengan saudara-saudara kita yang terjerumus kedalam jama’ah aliran sesat. Bahwa di sekitar kita masih banyak saudara-saudara kita yang pemahaman keagaamannya masih dangkal hingga mereka mudah terjerumus. Kita berkewajiban mengajak mereka bertaubat tanpa kita perlu melakukan tindakan anarkis karena urusan Hidayah adalah sudah bukan urusan kita lagi tapi sudah merupakan hak Alloh SWt. Mari rapatkan barisan jangan mudah juga kita di pecah belah siapa tahu juga ini merupakan siasat sekelompok orang yang mengadu domba kita sebagai umat islam. Ya alloh beri hidayahmu Kepada mereka yang telah tersesat di Jalanmu Aminnn

AL HAFIDZ AL HABIB ABDULLOH BIN ABDUL QODIR BILFAQIH( MALANG JAWA TIMUR)

                                                           AL MUSNID AL HABIB ABDULLOH BIN ABDUL QODIR BIL FAQIH

Sewaktu saya sekolah di Madrasah Aliyah Assalamiyyah serang banten, Saya pernah mendengar Tentang Seorang ulama ahli hadist dan waliyulloh dari Malang Jawa timur dan kebetulan guru saya Almarhum Ustadz Bahrudin adalah Alummni dari pon-pes Darul hadist al faqihiiyah dan digembleng langsung oleh Samahat al Hafidz Habib Abdulloh Bin al habr habib Abdul qodir bil faqih.

AL HAFIDZ ALHABIB ABDULLOH BIN ABDUL QODIR BIL FAQIH

Beliau RA sosok ulama yang karismatik, penuh disiplin dan tegas dalam hukum serta norma agama.beliau di lahirkan tepat tgl 12 robiul awal 1355 H.Dengan semangat belajar yang menggelora dan bimbingan sang ayah,beliau mampu mengusai 40 fax ilmu agama. mulai tingkat dasar sampai tingkat tinggi semangat belajar tidak pernah pudar.Beliau RA benar-benar sebagai pigur penuntut ilmu yang tak mengenal lelah dan penuh dedikasi.Dikisahkan oleh keluarga beliau RA dan para santri ayandanya, bahwa dimasa mudanya beliau RA sering menderita sakit sampai mengeluarkan darah karena tekunnya duduk menelaah kitab-kitab yang beliu pelajari

Habib ‘Abdullah bin ‘Abdul Qadir bin Ahmad BIlFaqih adalah ulama yang masyhur alim dalam ilmu hadits. Beliau menggantikan ayahandanya Habib ‘Abdul Qadir bin Ahmad BIlFaqih sebagai penerus mengasuh dan memimpin pesantren yang diasaskan ayahandanya tersebut pada 12 Rabi`ul Awwal 1364 / 12 Februari 1945 di Kota Malang, Jawa Timur. Pesantren yang terkenal dengan nama Pondok Pesantren Darul Hadits al-Faqihiyyah Ahlus Sunnah wal Jamaah.Setelah kemangkatan ayanndanya Habib Abdul qodir bi faqih sebagai putra tunggal beliau RA otomatis menggantikan posisi ayahandanya melanjutkan perjuangan dalam bidang pengajaran dan pendidikan di pesantren maupunbidang da’wah islamiyyah. Begitupun dengan majlis ta’lim yang pernah di selenggarakan oleh ayahandanya, beliauRA meneruskan kegiatan tersebut, majlis ta’lim yang di maksud adalah majlis yang bersifat khusus ( thoriqot) yang di selenggarakan minggu pertama dan minggu ketiga di pesantren darul hadist.Di samping itu jugabeliau RA da’wah hingga ke plosok daerah di indonesia dan di berbagai negara. Setiap akhir ceramahnya beliau RA selalu mengajak para jamaah untuk mengingat Alloh Swt dan Rosululloh SAW sambil meneteskan airmata, mengingat lumuran dosa meresapi bahwa hidup ini hanyalah bersifat sementara dan pada saatnya nanti kita akan mati serta di mintai pertanggung jawabannya oleh Sang Pencipta.

Kepada santri-santri dan putra putri nya Beliau RA Memberikan perhatian yang besar, setiap malam sebelum sholat tahajut beliau RA selalu keliling P0ndok pesantren untuk melihat santri-santrinya yang tertidur jika ada kain yang tersingkap beliau lantas menuntupinya, dan jika beliau mengajar dan tidak tampak putranya di majlis maka beliu menyuruh santri memanggil putra-putranya tersebut untuk ikut serta ta’lim di majlis Ayahandanya tersebut. Beliau RA selalu mengontrol putra-putri,santri serta murid thoriqohnya dengan jalan zhohir maupun batin karena beliu adalah termasuk orang MUKASYIF yakni orang yang dapat melihat hal-hal yang ghoib dengan tahadutsan bin ni’mah beliu RA Pernah mengatakan bahwa Alloh SWT memberikan karunia KASYAF Kepadaku sejak aku masih muda.

Kecintaan beliu kepada Baginda Rosululloh SAW sangat dalam , pada saat beliau menyebut baginda Rosululloh SAW selalu diiringi dengan mengucurkan air mata, hal ini merupakan bukti kecintaan yang dalam dan tulus dari Beliau RA. Begitu pula pada acara majlis ta’lim beliau RA mengajak para jama’ah untuk bertawashul dan bersolawat kepada baginda Rosululoh SAW dengan mengucurkan air mata, tentu saja ini bukan maksud untuk dibuat-buat ( seperti banyak yang dituduhkan sebagian kelompok) bahwa perbutan tersebut menyerupai agama lain atau aliran sesat, padahal itu emua adalah merupakan bukti cinta yang mendalam kepada Rosululloh Saw karena kesucian dan keseriusan cinta maka akan bercucurlah air mata.

Beliau RA adalah seorang ulama besar dan waliyulloh suatu ketika beliau didatangi oleh Nabi Khidir AS sebagaimana yang beliau tuturkan , nabi Khidir memberi salam “SELAMAT SEJAHTERA WAHAI WALI QUTUB….PUTRA DARI WALI QUTUB…..DAN BAPAK DARI WALI QUTUB....” dan ini juga adalah merupakan suatu isyaroh bahwa suatu hari kelak anak-anak beliau yang masih hidup dan sekarang menjadi pengasuh Pon-pes Darul Hadist Al faqihiyyah yaitu Habib Muhammad bil Faqih, habib Abdul qodir bil faqih dan Habib Abdurrohman Bil faqih akan menjadi wali-wali qutub. Sifat dan karekter mereka dalam berda’wah dan mengisi majlis ta’lim sama seperti Ayahandanya tegas dan disiplin, ini yang saya rasakan waktu saya belajar di pesantren Darul Hadist al faqihiyyah tahun 1998 kalau anak-anak beliau memberikan ceramah atau mengajar di kelas semua santri akan tertunduk seakan-akan sedang berhadapan dengan Ayanhanda Beliau Al hafid Habib Abdulloh Bil Faqih.

Putra beliau RA (sebelah kiri) Habib Muhammad Bil faqih

PUTRA BELIAU RA ( SEBELAH KIRI )


Isyarah akan berpulangnya Al hafidz Al alamah Al habib Abdulloh Bil faqih sebagaimana penuturan putra beliau, Bahwa Ayahandanya Ra bermimpi di emban oleh Baginda Rosululloh SAW dan ayah akan pergi duhulu bersama ibumu (almarhumah).Dan di tuturkan juga oleh seseorang yang dianggap saudara sendiri sekaligus putra guru Beliau yakni Al habibul Jalil Dzil Majdil Atsil seggaf bin Al imam Abi Bakar bin Muhammad Assegaf bahwa tiga hari sebelum wafat beliau RA sempat menghubunginya dan berpesan agar hadir pada hari Ahad tanggal 30 november 1991 ( hari pemakaman Beliau RA) dan sempat pula beliua RA menitipkan putra-putrinya. pukul 11.00 beliau Al hafidz memanggil putranya Habib Muhammad bil Faqih dan putrinya sambil berkata” Do’akan ayahmu panjang umur….” kurang lebih pukul 13.15 tiba-tiba beliua berucap ” ya Alloh……menghadaplah beliau RA keharibaan Alloh Swt, inilah bukti kuasa dan kehendak Alloh SWT.

Berpulanglah Maha Guru Kami tepat tanggal 30 november 1991, ribuan orang ikut mengiringi …belaiu Ra dimaqomkan di samping maqom Ayahandanya Al habr Al a’lamah Habib Abdul Qodir Bil faqih di TPU kasin malang. Ya Alloh Beri kami keberkahan dari Beliau karena rasa cinta hamba kepada beliau Ra. amiiin

maqom Beliau RA

MAQOM HABIB ABDUL QODIR BIL FAQIH DAN HABIB ABDULLOH BIL FAQIH