Monthly Archives: Maret 2009

KH.ABDUL WAHAB HASBULLOH ( ULAMA TRADISIONAL YANG MODERNIS)

Tahun 2003 ketika saya menghadiri Haul akbar Maha guru Pon-pes darul hadist al Faqihiyyah malang Jawa timur, saya sempat berkunjung ke salah seorang kerabat istri saya di Tambak beras Jombang bernama Nyai fatimah bin Kh Usman Abidin yang suaminya bernama KH Hasib Hasbulloh yang akrab di panggil Gus Hasib. Ayahnya  seorang Ulama besar di jawa timur dan menjadi salah satu penggerak dan pendiri Nahdlatul U’lama ( NU ). Beliau bernama Kh.Abdul Wahab Hasbulloh yang dilahirkan di desa tambak beras Jombang bulan maret tahun 1888 M . Sejak kecil Beliau menerima pelajaran dasar-dasar agama Islam dari ayahnya K.Hasbulloh , menginjak usia 13 tahun beliau melanjutkan ke Pondok pesantren Langitan Tuban,  Pondok Mojosari Nganjuk, Pondok pesantren Tawang sari sepanjang kemudian melanjutkan ke pondok KH.Muhammad Kholil Bangkalan Madura setelah itu melanjutkan ke Pondok pesantren Tebuireng Jombang.

khbisri-syansuri-dan-kh-abdul-wahab-chasbullohKh.Abdul wahab hasbulloh ( kanan) dan Kh,Bisri samsuri

Hampir 14 tahun menuntut ilmu di tanah air , sekitar tahun 1921 M Kh.Abdul Wahab Hasbulloh Pergi ke tanah Suci Mekkah di samping menunaikan ibadah Haji beliau juga belajar disana selama hampir 5 tahun , Guru guru beliau di Mekkah adalah Kh.Mahfudz Termas yang juga berasal dari Indonesia dan Syech Al Yamani dari kedua guru inilah beliau mendapat ijazah istimewa karena kecerdasan yang beliau miliki.

Kyai Abdul Wahab kembali dari belajarnya di tanah suci Makkah. dan membantu mengajar di pesantren yang telah dirintis oleh ayahnya , kepedulian Kh.A wahab terhadap kondisi bangsa yang masih dijajah oleh bangsa Asing memaksa beliau untuk aktif terhadap gerakan kebangsaan melalui berdirinya “TASWIRUL AFKAR” bersama dengan Kh.Mas Mansyur  dan sekarang menjadi Madrasah terbesar di kota Surabaya . Tahun 1916 dari Taswirul afkar ini beliau mendirikan madrasah  “Nahdlatul Wathon” yang artinya kebangkitan tanah air. Pada mulanya madrasah ini di asuh oleh para ulama-ulama terkenal seperti KH.Mas mansyur lama kelamaan Madrasah tersebut menjadi tempat pengkaderan para remaja islam yang kemudian biasa disebut Jamiyyah Nasihin, Kh A Wahab juga mendirikan koperasi pedagang tahun 1918 yang bernama “Nahdaltut Tujjar” .

Memasuki tahun 1920 persaingan antara kaum Tradisionalis  yang di wakili oleh Kh.A Wahab dan kaum Modernis yang di wakili oleh Kh.Ahmad dahlan ( pendiri Muhammadiyyah) dan  Syeck Ahmad Sukarti ( Al irsyad ) semakin memanas , ketika kaum Modernis menyerang Praktek – praktek kaum Tradisionalis yang dianggapnya mengandung Kufarat dan Bid’ah. Kh.A Wahab dan Kh.Hasyim Asy’ari tidak sepenuhnya menolak saran kaum Modernis terutama mengenai modernisasi sistem pendidikan  walaupun menolak meninggalkan Mazhab. Upaya mencari titik temu antara kaum tradisionalis dan modernis semakin sulit tatkala islam modernis semakin gencar melakukan pembaharuan melalui forum – forum perdebatan dan propaganda yang kontraversial adalah yang dilakukan oleh Faqih hasyim murid Haji Rosul dari sumatra barat di Surabaya.

Dan yang paling mengejutkan adalah mundurnya salah seorang Guru Nahdlatul Wathon yaitu Kh Mas Mansyur  ikut bergabung dengan Muhammadiyah. Sungguhpun demikian Tokoh ulama tradisionalis tidak patah semangat , Kh A Wahab melobi beberapa Ulama -ulama untuk membentuk gerakan yang mewakili kaum Tradisionalis mulanya usaha Kh.A wahab di tolak oleh Kh.Hasyim Asy’ari  karena khawatir akan memperuncing perselisihan yang akan mengakibatkan terjadinya perpecahan dikalangan umat Islam. Akhirnya Kh Hasyim Asy’ari berkonsultasi dengan gurunya KH.Muhammad Kholil bangkalan madura tentang Usulan para ulama yang mengawakili kalangan Tradisionalis untuk membentuk sebuah Jamiyyah. Lalu Kh Muhammad Kholil memberikan muridnya Kh Hasyim Asy”ari sebuah tongkat yang merupakan suatu Isyarat bahwa Gurunya merestui Usulan tersebut . Akhirnya tanggal 31 januari 1926  bertepatan dengan 16 Rajab 1334 H di bentuklah sebuah Jamiyyah yang di beri nama NAHDLATUL OELAMA ( NO ) atau Nahdlatul U’lama ( NU ) dalam ejaan yang telah di sempurnakan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut tokoh tokoh ulama yang mewakili kaum Tradisionalis diantaranya adalah Kh.Hasyim Asy’ari, KH.A Wahab Hasbulloh, Kh.Bisri Sansuri(jomabang), Kh.Ridwan Abdulloh(Surabaya), Kh.Asnawi( Kudus), Kh.Ma’sum (lasem), Kh Nawawi (pasuruan), Kh.Nahrowi ( malang), Kh.Abdul Aziz (Surabaya) dll.

Pertemuan yang dilakukan di rumah Kh.A Wahab Hasbullah mengasilkan 3 keputusan penting.

1. Mengutus Delagasi untuk menemui Raja Sa’ud di Mekkah untuk menghormati dan menghargai kebebasan melakukan peribadatan kaum Tradisionalis di Indonesia dan usul tersebut diterima oleh Raja Sa’ud.

2. Membentuk Sebuah Jamiyyah sebagai wadah persatuan para Ulama dalam tugasnya memimpin umat menuju Izzatul Islam wal muslimin. Jamiyyah tersebut di beri nama Nahdlatul u’lama ( NU ) yang tujan utamanya adalah terwujudnya masyarakat islam yang beraqidah Ahlus sunnah wal jama’ah.

3. Semangat Nasionalisme dan kegamaan  terhadap politik Hindia Belanda yang membatasi kebebasan umat Islam Indonesai melakukan ibadah Haji. Dan semangat melestarikan Trasidi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik ( al muhafadzah ‘ala qadim al salih wa al akhdzu bil jadid al aslah) . Hal  ini yang telah di wariskan oleh para Walisongo dalam menyebarkan agama Islam di tanah air tanpa menimbulkan gejolak.

Kiprah perjuangan KH.A Wahab hasbulloh banyak sekali mewarnai perjalanan NU dari masa ke masa. Keputusan keputusan penting yang diambil NU mewarnai peran Kh.A.Wahab Hasbullah dalam percaturan politik di tanah air. Pada hari Rabu tanggal 29 Desember 1971  KH.A Wahab Hasbulloh meninggal dunia dan dimakamkan di komplek psantren Tambak beras Jombang Jawa timur.

e7Kunjungan Silahturahim ke Pon-pes Tambak beras Jombang bersama keluarga

TASAWUF DULU DAN SEKARANG ( SEBUAH KEBUTUHAN SPRITUAL)

Suatu hari seorang Pengunjung “jalinsilahturahim” bertanya kepada saya Tentang Tasawuf, “apa  inti dari ajaran Tasawuf??Bolehkah kita belajar Tasawuf?? dan Dia mengajak saya untuk belajar bersama tentang Tasawuf. Saya sendiri bingung harus menjawab yang mana dulu. Karena selama ini saya tidak pernah belajar khusus tentang Tasawuf dan saya sendiri kurang setuju kalau Tasawuf diartikan sebagai suatu ajaran , ilmu atau ideologi karena Menurut saya Tasawuf adalah merupakan akhir sebuah perjalanan dari intelektual kita , ketika kita terbentur dan mencapai klimaks tentang apa -apa yang kita coba pikirkan tentang ciptaan Alloh tentang Hakikat Alloh dan lain sebagainya dan intelektual serta akal kita sudah tidak bisa mencapainya lagi maka semua akan kembali kepada sang Khalik pencipta alam ini maka disitulah kita menemukan Tasawuf. Inti dari Tasawuf itu sendiri  adalah membersihkan hati kita dari perilaku akhlak tercela dan  tasawuf juga  bertujuan memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Tuhan. Sehingga orang-orang merasa di hadiratnya. Caranya adalah dengan kontemplasi, melepasakan diri dari jeratan kehidupan duniawi yang bersifat sementara dan selalu berubah.

Dengan kata lain, dalam  tasawuf, yang perlu ditekankan adalah bagaimana seseorang bisa mengarahkan dirinya dari cinta terhadap dunia secara berlebihan menjadi cinta terhadap Allah. Mengarahkan hati untuk tetap ingat kepada-Nya, mengasah jiwa supaya tetap tunduk di bawah kekuasaan-Nya, serta membimbing akal pada garis-garis kebenaran.

Sejarah munculnya Tasawuf

Beberapa kalangan menolak  Tasawuf tersebut dengan alasan bahwa  Tasawuf tidak di kenal pada masa Rosululloh saw dan sahabat. Jelas saja pada masa Nabi ajaran tasawuf tidak ada karena kondisi masyarakat dan perilaku ahlak umat sangat stabil pada waktu itu. Nabi memegang Otoritas penuh terhadap kondisi masyarakat waktu itu. Setelah wafatnya Rosululloh dan Sahabat, kekuasaan Islam semakin meluas ,ketika kehidupan ekonomi sosial makin mapan dan makmur  mulailah orang-orang lalai pada sisi ruhani. Budaya hedonisme pun menjadi fenomena umum, hidup  berfoya-foya, gemar mengumpulkan harta maka sekitar abad 2 H timbullah gerakan yang bertujuan untuk mengingatkan hakikat  tujuan hidup manusia di dunia yang di pelopori oleh  Imam Abu Hasyim Ass shufi  yang wafat tahun 150 H dan dijuluki  Asshufi ( Sufi) . Abu Hasyim Asshufi yang melakukan protes dengan pola kehidupan yang bermewah mewah dan berfoya foya dengan melakukan Zuhud (meninggalkan segala kenikmatan duniawi dan berpola hidup sederhana).  Apa yang dilakukan oleh Imam Abu hasyim mendapat simpati dari masyarakat maka berkembanglah ajaran – ajaran Tasawuf dan pola hidup tasawuf. Kata Sufi telah menjadi sebutan umum bagi kelompok ini . Penafsiran yang paling masuk akal adalah bahwa Sufi serupa dengan Laqob ( gelar ). Ada yang mengatakan bahwa Sufi diambil dari kata Souf ( bulu)  jadi Tasawuf digunakan dengan artian “memakai kain Bulu” Namun kaum Sufi tidak selalu mencirikan dirinya dengan memakai kain dari  bulu. Ada lagi mengatakan kata Sufi berhubungan dengan Shuffah ( serambi masjid rosululloh saw)  . Pendapat lain mengatakan kata sufi berasal dari kata “shafa” yang berarti kemurnian.

Tasawuf dalam Islam lahir dari kehidupan yang bersifat batiniah. Tujuan tasawuf adalah mencapai kesadaran murni dan menyeluruh. Manusia yang terdiri dari tubuh, pikiran dan jiwa masing-masing perlu diutuhkan kembali  sesuai dengan tingkatannya sendiri. Tasawuf juga berusaha mengutuhkan berbagai ilmu yang berkembang ke dalam perspektif dengan tepat. Peranan jalan kerohanian (thariqat) dalam pengukuhan manusia adalah sesuatu yang  hakiki, karena hanya melalui kehadiran Tuhan dan barakah yang terkandung di dalamnya yang telah ditunjukkan ke dalam al Quran semua unsur yang tercerai berai dalam diri manusia dapat dipadukan kembali. Menurut Imam Gozali bahwa mendalami dunia tasawuf sangat penting sekali karena selain Rosululloh tidak ada satupun manusia yang bisa lepas dari penyakit Hati seperti Riya, Dengki , Hasud , Ghibah, Namimah dan Taswuflah yang bisa mengobati penyakit hati tersebut  didalam tasawuf ada tiga hal yang mendasar yang sangat di anjukan Oleh alloh SWt di dalam alquran antara lain berbicara tentang kemungkinan manusia dapat saling mencintai (mahabbah) dengan Tuhannya (QS. Al-Maidah, 5: 54); perintah agar manusia senantiasa bertaubah, membersihkan diri memohon ampunan kepada Allah (QS. Tahrim, 8), petunjuk bahwa manusia akan senantiasa bertemu dengan Allah dimanapun ia berada (QS. Al-Baqarah, 2: 110), Tuhan memberikan cahaya kepada orang yang dikehendakinya (QS. An Nuur, 35), al-Qur’an mengingatkan agar manusia tidak diperbudak oleh kehidupan dunia dan harta benda (QS. Al-Hadid, Al-Fathir, 5), serta senantiasa bersikap sabar dalam menjalani pendekatan diri kepada Allah SWT (QS. Ali Imran, 3).

Imam Gozali berpandangan bahwa Tasawuf berkonsentrasi pada 3 hal :

1. Selalu melakukan kontrol diri ( Muqorobah  dan Muhasabah )

2.Selalu  berdzikir dan mengingat Alloh SWT

3. Selalu menamkan sifat Zuhud, Mahabbah ( cinta ) , jujur, Sabar, Syukur , Tawakal, dermawan dan ikhlas

Dalam dunia tasawuf juga mengenal berbagai Thoriqat ( tarekat)  sebagai wadah dan aplikasi dari aliran yang berkembang. Pada mulanya Thorikat berkembang di Khurasan  iran  lalu merebak keberbagai penjru dunia termasuk di Indonesia diantaranya

– Thorikat Qodariyyah di nisbatkan kepada Syech Abdul qodir Jilani

-Thorikat  Rifaiyyah di nisbatkan kepada  Ahmad Rifa’i

-Thorikat Tijaniyah di nisbatkan kepada Ahmad At tijani

– Thorikat Naqsabandiyyah yang di nisbatkan kepada Bahaudin al naqsabandi  Dan lain lain

Gejala kebangkitan Tasawuf terutama di negara barat merupakan suatu yang Fenomenal, Negara Barat yang merupakan negara demokrasi liberal bahkan cendrung sekuler telah membebaskan rakyatnya untuk memilih sendiri agama dan keyakinannya. Kehidupan yang sangat liberar dan sekuler membuat sebagian dari masyarakat barat dari kaum intelektual  menghadapi titik jenuh apalagi mereka harus menelan bulat-bulat Doktrin-Doktrin gereja tanpa mereka berusaha untuk mencari sesuatu kebenaran yang hakiki. Peristiwa 11 november 2001 yang menghancurkan gedung WTC, Serangan tersebut di kutuk oleh bangsa se dunia bahkan umat Islampun mengutuk kejadian tersebut. Namun peristiwa fenomenal tersebut membawa rasa penasaran warga eropa untuk mengenal ajaran Islam yang sesunguhnya . Ketertarikan mereka terhadap ajaran Islam ini dibuktikan dengan banyaknya warga eropa yang memeluk agama Islam . Gereja katholik yang berpusat vatican Roma pun sempat membuat pertemuan internasional yang temanya mengangkat  tentang banyaknya warga kristen yang berpindah memeluk agama Islam dan perkembangan agama islam yang begitu pesat di eropa. data menyebutkan saat ini ada hampir 1.5 milyar penduduk dunia yang menganut agama Islam. Perkembangan Islam di eropa sungguh fantastic hampir mencapai 30 – 40 ribu pertahun yang memeluk agama Islam. Ilmuwan dan intelektual barat gencar mempelajari Tasawuf yang dinegara barat di kenal dengan “SUFISM” ( Sufisme) dan Islamic Misticism ( tasawuf)  ajaran ini gemari sebagai kegairahan baru  dalam hidup beragama terlebih sebagai relaksasi spritual  dari kejenuhan dan kegersangan Doktrin gereja yang terlalu Formalitas yang bila tidak disadari dan di cintai akan menimbulkan kejenuhan nuansa Spritual. Orang – orang yang merasa hidup di jaman modern selalu mencari jati diri dan bertanya” Saya ini siapa?? Mau kemana ?? dan Untuk apa? dan rasa keingin tahuan tersebut mampu membuat mereka merasa menemukan jawaban jawaban yang selama ini mereka cari ada dalam Tasawf.

MAULID DI MASJID AL BAHRI KEBON NANAS

Peringatan Maulid yang di selenggarakan oleh Jama’ah Majlis ta’lim Habib Abdul qodir bil Faqih di Masjid  Al Bahri kebon nanas  semalam 3 maret 2009  begitu sangat menyentuh hati -hati Muhibbin yang sangat merindukan Manusia agung Rosululloh saw. Tausiyah yang di sampaikan oleh Habib Abduurahman bil faqih  tentang keagungan Rosululloh saw telah membuat suasana Majlis berubah menjadi isak tangis dari para Jama’ah . Betapa tidak bahwa yang mengundang kita hadir di Majlis maulid ini adalah bukan hanya panitia tapi Shohibul hajat yaitu Rosululloh saw

habib abdurrahman bil faqihapakah kita tidak merasa bangga diundang Rosululloh untuk hadir? . Nabi Muhammad saw sangat mencintai umatnya. apapun yang kita lakukan hingga akhir hayat kita Rosululloh pun mengetahuinya. Untuk itu buat Rosululloh saw tersenyum dengan perilaku akhlak kita . Jangan kita terperosok dengan perilaku akhlak yang buruk yang akan membuat Rosululloh sedih. Ketuklah pintu langit dengan melakukan sholat Tahajut yang biasa Nabi lakukan ini akan membuat hati kita semakin punya hubungan yang kuat dengan Alloh.

Jamaah yang datang hadir bukan hanya datang dari Jabotabek tapi juga dari berbagai daerah seperti Indramayu , bandung, palembang bahkan juga tampak Jamaah  yang datang dari Malaysia khusus menghadiri Maulid di masjid Al Bahri. dan Tampak pula hadir Habib Hasan bi Ja’far assegaf dan Habib Mahdi dari Palembang

dsc008731Selesai acara dilanjutkan dengan Ziarah ke makam Habib Husein bin abu bakar al idrus di luar batang.