Category Archives: KISAH ROSULULLOH SAW

CINTANYA ROSULULLOH SAW KEPADA SAHABAT

Suatu ketika rosululloh berkumpul dengan para sahabat, namun ada salah seorang Sahabat nabi yang selalu meyembunyikan tangannya ketika berhadapan dengan rosululloh SAW. Hal tersebut terasa aneh, maka rosululloh SAW menegur sahabat tersebut yang menyembunyikan tangannya. “Kenapa kau selalu menyembunyikan tanganmu ketika berhadapan dengan ku…? ” kata Rosululloh.”saya malu Ya rosullulloh….Saya seorang tukang Kayu , tanganku ini kasar dan tidak halus seperti tanganmu dan para sahabat lainnya” Jawab Sahabat. Lalu rosululloh Saw memegang tangan sahabat tersebut lalu menciumnya dengan penuh Cinta. “Justru tangan ini yang akan menyelamatkanmu dari jiltan api neraka ” Kata rosululloh SAW. Sahabat itupun terharu betapa rosululloh seorang Nabi , pemimpin Umat mau mencium tangan seorang tukang kayu.Subhanalloh…betapa mulia akhlak Rosululloh saw

KISAH SAHABAT ROSULULLOH YANG KONYOL……

Para sahabat sangat mencintai dan menghormati Nabi Muhammad SAW, mereka dapat menjaga Sikap dan ahklak di hadapan Rosululloh SAW, namun ada salah seorang Sahabat bernama Nu’man bin Amru. Seluruh penduduk kota Madinah mengenal betul siapa Nu’man bin Amru , Pribadinya yang konyol suka bercanda dan mengerjai orang. kadang bercandanya Nu’man sangat keterlaluan, Para sahabat sudah sering dikerjai oleh kekonyolan Nu’man ini, bahkan Rosulullohpun diperlakukan dengan tidak hormat oleh Nu’man. Bedanya kalau Para Sahabat Marah begitu dirinya dikerjai oleh kekonyolan Nu’man namun Rosululloh Saw Tidak pernah marah akan perlakukan Nu’man tersebut.

Berulangkali Para sahabat menasehati NU’man agar tidak berbuat konyol kepada Rosululloh, karena Rosululloh adalah kekasih Alloh yang harus dihormati dan di muiakan. Tetap saja Nu’man selalu melakukan kekonyolan kepada Rosululloh dan sedikitpun Nabi Tidak marah kepada Nu’man bahkan Rosul membimbing Nu’man untuk meninggalkan sikap mengerjai orang.

Suatu Hari dikota Madinah lewatlah pedagang Madu yang menjajakan dagangannya, sudah beberapa hari ini dagangannya tidak ada yang membeli , pedagang Madu tersebut begitu putus asa bercampur kesal. Wajahnya terlihat pucat, bajunya lusuh. Melihat hal itu Nu’man merasa ibah Hatinya , Nu’man berniat menolongnya untuk membeli madu tersebut namun dia tidak memiliki uang , akhirnya muncullah sifat kekonyolannya untuk mengerjai seseorang. Dia panggil padagang madu” Pak sahabat ku ingin membeli madu dan itu rumahnya..sambil menunjuk rumah Rosululloh SAW” . Lalu Nu’man mengetuk pintu Rumah Rosullulloh sambil membawa Madu, Rosulpun mempersilahkan Numan untuk masuk kedalam. “Ya Rosul ini aku bawakan madu untukmu..sebagai Hadiah dari ku” Kata Nu’man. Setelah memberikan madu tersebut Numan pun pamit untuk pulang.

Nu’man lalu menemui pedagang madu tersebut sambil berkata” Maaf saya mau pergi dulu ada urusan penting yang harus saya selesaikan, nanti Sahabatku sebentar lagi keluar dan membayar Madumu” Kata namun sambil bergegas pergi.

Setelah sekian lama menunggu pedagang tersebut kesal, dan mengetuk dengan keras Rumah Rosululloh SAW sambil berteriak ” Wahai penghuni rumah madu saya belum dibayar”??. Tentu saja Rosululoh kaget mendengar teriakan tersebut, rosululoh tersenyum dan menyadari bahwa Dirinya telah dikerjai oleh Nu’man bin Amru. lalu Rosul pun memberikan uang tersebut kepada pedagang Madu .

Suatu hari Rosululloh bertemu dengan Nu’man bin Amru, sambil menahan Tawa Rosul menegur Nu’man” Wahai Numan apa yang telah kau lakukan pada keluarga NabiMu ? sambil menahan tawanya rosululloh terlihat tersenyum. dasar Nu’man seorang yang konyol mendengar teguran dari Rosul hanya nyengir dan berkata” Ya rosululooh saya tahu kau suka sekali madu….saya ingin sekali membelikanmu Madu dan di hadiahkan kepadamu , tapi waktu iti saya tidak punya uang sama sekali..jadi saya hanya bisa mengantarkan Madu itu saja ketanganmu dan tidak sanggup membelinya, dan semoga saya di beri Hidayah Alloh atas kebaikan ini” kata Nu’man . Mendengar jawaban sahabatnya yang konyol tersebut, Rosululloh tidak marah bahkan mendo’akan Nu’man  karena punya niat yang baik memberi Madu ke pada Rosululloh. Begitulah akhlak mulia rosululloh .

ABU THOLHA SAHABAT ROSUL YANG TABAH….

Suatu ketika Rosululloh dan Para sahabat sedang dalam kelaparan karena habis berperang, Abu Tholha yang menyaksikan kejadian tersebut merasa Iba dengan keadaan Rosululloh SAW. Lalu Abu Tholha memanggil istrinya dan menceritakan apa yang sedang rosululloh dan para sahabatnya rasakan. Mendengar cerita Suaminya Abu tholha ,istrinyapun merasa iba hatinya dan menyuruh suaminya Abu Tholha mengundang Rosululloh serta empat atau lima sahabtnya untuk makan dirumahnya. Merekapun menyembelih seekor kambing kecil dan mengulitinya , tanpa sepengetahuan Abu Tolha dan istrinya , kedua putranya yang masih kecil menyaksikan Ayahnya menyembelih seekor kambing dan kedua putranya tersebut memperaktekannya , Betapa terkejut Abu Tholha menyaksikan putranya dengan leher yang n yaris putus bersimah darah dan putra yang satunya lagi terbaring pingsan. Rasa sedih dan duka menyelimuti keluarga Abu Tholha akan tetapi jamuan makan untuk Rosululloh harus tetap berjalan. Maka diangkatlah Putranya yang hampir putus lehernya kekamarnya dan ditutupi dengan selimut. sedangkan istrinya membersihkan bercak darah yang membasahi lantai . Mereka berusaha menyembunyikan kesedihan tersebut agar Rosululloh dan para sahabatnya makan dengan tenang dan tidak kehilangan selera makan karena peristiwa yang dialami oleh Putranya. Waktu yang dinanti telah tiba datanglah Rosululloh kerumah Abu tholha ,namun Abu Tolha sedikit terkejut karena Rosululloh SAW mengundang seluruh sahabat yang sedang kelaparan untuk datang kerumah Abu Tholha, bukan karena tidak suka dengan sahabat Rosul yang lain karena jamuan Makan tersebut hanya cukup untuk 6 orang saja. Melihat suaminya Panik istrinya berusaha untuk menenangkannya, mungkin ada hikmah dibalik perbuatan Rosululloh SAW mengundang seluruh sahabtnya untuk makan di rumah Abu Tholha.

Rasulullah SAW menghampiri para sahabat dan memerintahkan agar tidak mencampur makanan yang telah mereka buat. Tetapi beliaulah yang akan mencampur dan membagikannya sendiri makannan tersebut  kepada para sahabat. Mulailah Rosululloh  mencampur makanan tersebut, lalu beliau memerintahkan agar sepuluh orang sahabatnya masuk kedalam rumah untuk makan. Setelah kenyang mereka pun keluar lalu masuk lagi sepuluh orang begitulah seterusnya sampai semua sahabat mencicipi makanan tersebut. Namun Subhanalloh meskipun sudah banyak sahabat yang makan , tetapi makanan yang tersisa seakan-akan belum tersentuh sama sekali masih utuh seperti sedia kala.

Setelah para sahabatnya selesai makan , kini tinggallah Rosululloh SAW dan keluarga Abu Tholha yang belum makan, lalu Rosulullloh menyuruh Abu Tholha memanggil Putra-putranya untuk makan bersama -sama . Abu Tholha pun tak ingin rosululloh mengetahui peristiwa tragis yang menimpa putranya dan mengatakan kepada Rosululoh bahwa putranya sudah terlelap tidur.Akan tetapi rosululloh mendesak agar putranya dapat makan bersama-sama. Didesak seperti itu  oleh Rosululloh Abu Tolha tidak dapat mengelak lagi, akhirnya Abu Tholha mengajak Rosululloh kekamar Putranya untuk melihat sendiri . Dikamar tersebut terbaringlah putra Abu Tholha dengan ditutupi selimut, Lalu Rosululloh Saw membuka selimut tersebut, tampaklah putra Abu Tholha yang terbaring kaku dengan leher yang hampir putus, Berlinanglah air mata Rosululloh menyaksikan kejadian tersebut dan Seraya mengangkat tangannya Ke langit dan memohon kepada Alloh SWt “Bangunlah  dengan Izin Alloh…..!! dan Subhanalloh dengan Qudrat dan Iradat Alloh SWT Hidup kembali Putra Abu Tolha tanpa ada bekas luka sedikitpun.

Itulah sebagian cerita dari sahabat Rosululloh yang sangat mencintai Nabi dengan Ihlas, untuk menyenangkan Rosululloh Mereka korbankan segalanya dan Allohpun maha tahu akan perbuatan yang dilakukan Abu Tholha dan keluarganya karena mencintai Kekasih Alloh Nabi Muhammad SAW. Dan Alloh perlihatkan kemukjizatan Rosululloh kepada keluarga Abu Tholha… Benarkah kita telah Mencintai Nabi Muhammad ??? Beranikah kita berkorban untuk Rosululloh??? Bersholawatlah…Bela Agama Rosululloh saw…