Memenuhi Undangan Rosululloh saw

yu berburuh berkah dan Raih dan raih safaat Nabi Muhammad saw untuk selalu menghadiri Maulid bersama para ulama dan Muhibbin

Jadwal Maulid Nabi Muhammad saw 2018-2019

https://sachrony.wordpress.com/undangan/

 

Sinar Quran memancar diwajah anak-anak Penghapal Quran

       Belum lama saya di undang menghadiri Wisuda Tahfizd quran angkatan pertama di Rumah Cinta Quran Al islamiyah di Penjaringan. Terharu juga melihat penampilan anak2 peserta didik yang menghapal quran dari 1 juz hingga 5 Juz . Sangat ironis di tengah perkampungan yang padat berhimpitan ada satu rumah yang dijadikan tempat bagi anak-anak untuk menghapal quran. Rumah cinta quran berdiri belum setahun tapi ghirah dari warga masyarakat menyambut baik kehadiran Rumah Cinta Quran Al islamiyah tersebut.

         IMG_3234
Seorang  sahabat saya ust.Mulqi Sulaiman sebagai penggagas berdirinya Rumah Cinta Quran Al Islamiyah dan satu satunya Rumah Penghapal quran yang berdiri di Kec.Penjarngan. Ditengah gemerlap smarphone dan Gaget yang meracuni anak2 , tentu kehadiran Rumah Cinta Quran  Al Islamiyah ini menjadi benteng dan filter bagi anak-anak untuk mencintai Alquran.

        Menanamkan rasa cinta anak terhadap Al-Qur’an pertama kali  harus dilakukan di dalam keluarga, yaitu dengan metode keteladanan. Seorang Anak kecil yang merasakan kecintaan kedua orang tuanya terhadap Al-Qur’an dari celah-celah perilaku keduanya, secara otomatis cinta tersebut akan tersalur pada anak tanpa harus ada usaha keras dari keduanya. Ada beberapa contoh  keteladanan yang dapat diberikan orang tua sebagaimana disampaikan Syaikh Dr. Sa’ad Riyadh:

  1. Membiasakan mendengar lantunan Qur’an di rumah atau membiasakan anak melihat orang tuanya membaca Al-Qur’an
  2. Orang tua terbiasa memilih tempat yang paling baik dan paling tinggi untuk meletakkan Al-Qur’an, tidak meletakkan sesuatupun di atasnya, serta tidak meletakkannya di tempat yang tidak layak
  3. Jika anak merasa diacuhkan orang tuanya karena orang tuanya sedang membaca Al-Qur’an, maka hendaknya peluklah anak dan katakana “Ini adalah kitab Allah”
  4. Memilih Metode menghafal quran yang tepat bagi anak adalah dengan Muraja’ah sudah cukup.

Memang di jaman sekarang racun media,Smartphone dan gaget  banyak menjadi racun baik dikalangan orang Tua maupun anak-anak, dan dampaknya ke anak juga luar biasa, maka kehadiran Rumah2 pengahapal quran menjadi sangat dibutuhkan di era saat ini. Untuk menanamkan kembali kecintaan terhadap alquran.

IMG_3294

IMG_3263[1]

Pendiri Rumah Cinta Alquran alislamiyah Penjaringan Ust Mulqi sulaiman

 

 

Maqom Keramat Kampung baru Penjaringan , situs sejarah yang tidak banyak Orang tahu( Habib Abubakar Alidrus )

         Belum lama saya berkunjung kerumah salah seorang teman di daerah kampung baru kubur Koja Penjaringan , tak jauh dari sana ada sebuah makam Tua yang berumur sama dengan Maqom Keramat Luar batang. Tidak banyak orang tahu keberadaan maqom tersebut karena memang letaknya terhimpit diantara rumah penduduk dan pergudangan. Disana dimaqomkan seorang Ulama min Auliyaillah bernama Habib abu bakar Alidrus yang diperkirakan hidup pada tahun 1800 an . Menurut salah seorang pengurus maqom yang usianya hampir 80 tahun bernama Abah M. sardany yang biasa dipanggil abah mamat oleh warga sekitar , keberadaan maqom tersebut memang tidak banyak orang tahu dan ini merupakan amanat shohibul maqom ketika beliau Mimpi di datangi oleh shohibul maqom  untuk tetap menjaga kerahasiaan agar beliau tidak dikenal . Hingga saat ini amanat tersebut di pegang teguh Oleh Abah Mamat dengan tidak membuat Plang Penunjuk arah ke Maqom habib Abu Bakar Alidrus tersebut .

IMG_2491.JPG

         Ketika memasuki Maqom tersebut ada pemandangan yang berbeda , di sebelah Maqom tersebut terdapat Pohon beringin yang usianya ratusan tahun yang tumbuh subur sampai saat ini. Persis disebelah maqom Habib Abu bakar Alidrus ada maqom lain yakni Syarifah binti Abdulloh Alidrus. tidak banyak yang tahu persis sejarah kedua tokoh tersebut. Tidak banyak tulisan dan ahli sejarah yang membicarakan tentang maqom tersebut karena memang keberadaanya yang tidak banyak orang tahu. Hanya saja marga Alidrus yang dikaitkan ada hubungan tertentu dengan Maqom Keramat Luar batang Alhabib Husein Alidrus yang letaknya hampir 2 Km dari makom tersebut. Marga Alidrus sendiri pertama kali di juluki  atau digelari kepada Habib Abdulloh bin Abu bakar Assyakran bin Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Mauladdawilah.

IMG_2486

Menurut Informasi sebelum wafat Habib Munzir Almusawa sempat berziarah kemaqom tersebut. Penasaran ??? yu berkunjung ke maqom beliau.

ASCO0794

Bersama Abah M.sardany/Abah Mamat Pengurus maqom Habib Abu bakar Alidrus

 

 

Syech Ali Mahmud Jalaluddin Al Yamani ( Wali Mastur di Penjaringan )

              Belum lama ketika saya kunjungan  tugas di Musollah Al Barkah Rawa bebek , saya menjumpai sebuah Makam yang letaknya di tengah pemukiman padat penduduk di Rawabebek Penjaringan Jakarta utara. Dimakam tersebut dimakamkan seorang Wali mastur bernama Syech Ali Mahmud Jalaluddin Al Yamani yang dikenal dengan Syech Ali Alyamani. Saya yang kelahiran penjaringan sendiri tidak mengetahui ada makam seorang wali penyebar islam ditempat tersebut. Selama ini yang saya tahu ada dua Makam Wali di penjaringan . Pertama di tempat kelahiran saya di Luar batang yaitu Makam Alhabib Husein bin abu bakar Alidrus  dan yang kedua Makam Syech Abu bakar di kampung baru kubur koja .

IMG_0908

              Syech Ali Mahmud Alyamani di lahirkan di Tarim Yaman  pada hari jumat, 23 Agustus 1793 M atau 16 Muharam 1208 H. Sebagaimana kebiasaan para leluhurnya ulama-ulama tarim dari hadromaut dalam menyebarkan dan mensyiarkan Islam , Syech Ali mahmud Al yamani singgah ke Batavia / Jakarta bersama 13 muridnya. Beliau mengajarkan islam di daerah rawa bebek penjaringan kepada masyarakat sekitar. Dan beliau  menikahi wanita pribumi betawi bernama Solikha, penampilan beliau sangat sederhana tidak nampak sebagai ulama besar padahal dari sisi keilmuan beliau sangat tinggi. bahkan murid murid beliau seperti Kh Kholil Bangkalan madura dan Kh Hasyim Asyari pernah belajar kepadanya,

IMG_0899

Tidak banyak dari sejarah riwayat beliau yang di ketahui oleh kalayak . Karena menurut informasi dari Ahli baitnya bahwa beliau berpesan kepada murid-murid beliau untuk tidak menyebarkan tentang dirinya melainkan untuk menyebarkan apa yang beliau ajarkan . Sebelum terungkap dan ditemukan oleh keluarga Syech Ali Alyamani bahwa makam tersebut oleh warga sekitar diketahui bernama Syech Antoni , namun belakangan ini keluarga dari Syech Ali alyamani mengungkap tentang sejarah bahwa makam tersebut Adalah Makam seorang Ulama besar bernama Syech Ali Mahmud Jalaluddin Al Yamani . Hingga saat ini makam tersebut Mulai ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai daerah. Makam yang terletak di pemukiman padat penduduk selayaknya di buatkan cagar budaya karena Syech Ali Alyamani termasuk Ulama penyebar Agama Islam di Jakarta sama dengan Habib husein bin abu bakar alidrus luar batang. Menurut cerita dari warga sekitar seminggu sebelum Habib Munzir almusawa wafat beliau sempat berziarah ke makam tersebut.

Untuk mencapai Lokasi Makam tersebut sekarang dibuat mudah. setelah dibuat Plang Makam menuju lokasi persis keluar tol Gedong panjang langsung bisa menuju makam tersebut.

 

 

 

Haul Akbar Guru besar Pon-Pes Darul hadist Alfaqihiyyah malang

foto 1(15)

 

foto 2(15)

 

Jadwal Maulid Nabi Muhammad saw

Undangan buat Muhibbin

Pencinta Maulid nabi Muhammad saw tahun 2016-2017

buka https://sachrony.wordpress.com/undangan/

$1CD

 

KESHOLEHAN YANG PUBLIKATIF

hqdefault

      Saya berkenalan dengan seseorang di Sosial Media , seorang keturunan /Muallaf yang ceritanya telah melanglang buana berdakwah kesana kesini . Menurut ceritanya pula  dia telah memberikan Konstribusi buat umat Islam dan  katanya juga telah menemukan Tuhan, lalu mulailah dia Mempublikasikan kesholehannya dengan balut sorban , menampilkan foto-foto selama kegiatan. Muncul keisengan saya dengan mencoment statusnya di Sosial media . Bukan main marahnya dia lalu mulailah jari -jari memaki dan menampakan kejumawaannya yang tinggi, merasa hebat, Superior , dan paling Sholeh. 

     Zaman sekarang baik di area nyata maupun di dunia Sosial Media , banyak orang menipu dan tertipu atas pesona kesalehan yang mudah dipublikasikan . Baju gamis putih dengan sorban besar serta ‘imamah yang melingkar di atas kepala dengan segera mendapat Titel  kesalehan, meskipun orang yang mengenakannya itu seorang  bajingan. dan bila berada diatas Podium, seringkali seseorang telah menjadi si sholeh yg tak pernah salah, gamis putihnya bahkan seperti baju dewa yg perkasa seraya lutut menekuk kepala Jamaah  yg dianggap mengganggu da’wahnya.

Memang menanggalkan perasaan Merasa hebat  itu sulit apalagi kalau sudah bicara soal kesholehan, bila mendapat kritik atau coment atas dirinya muncul sifat Superiornya merasa dirinya lebaih baik dan merendahkan yang berbeda pendapat dengannya. Padahal Alloh mengingatkan kita untuk tidak merasa Sholeh dan merasa Hebat , bahkan Alloh lebih menyukai dan memuliakan seorang Hamba yang Salah namun tetap rendah hati dan mengakui kesalahannya. Ketimbang seorang Hamba yang Merasa Sholeh dan merendahkan orang lain.

Sifat Tawadhu seperti ini yang harus yang dimiliki seorang hamba. Semakin bertambahnya ilmu semakin bertambah rasa Tawadhunya, semakin banyak melakukan kesholehan semakin dirinya tidak ada apa apanya dimata Alloh. Maka tanggalkanlah sifat Superiormu , kesombonganmu, Keriyaanmu. Mulailah belajar menghargai , Tawadhu, Iffah dan Rendah hati. Hati hatilah dengan Ketaqwaan dan Kesholehan yang Publikatif.

$1CD