Monthly Archives: September 2008

KISAH SAHABAT ROSULULLOH YANG KONYOL……

Para sahabat sangat mencintai dan menghormati Nabi Muhammad SAW, mereka dapat menjaga Sikap dan ahklak di hadapan Rosululloh SAW, namun ada salah seorang Sahabat bernama Nu’man bin Amru. Seluruh penduduk kota Madinah mengenal betul siapa Nu’man bin Amru , Pribadinya yang konyol suka bercanda dan mengerjai orang. kadang bercandanya Nu’man sangat keterlaluan, Para sahabat sudah sering dikerjai oleh kekonyolan Nu’man ini, bahkan Rosulullohpun diperlakukan dengan tidak hormat oleh Nu’man. Bedanya kalau Para Sahabat Marah begitu dirinya dikerjai oleh kekonyolan Nu’man namun Rosululloh Saw Tidak pernah marah akan perlakukan Nu’man tersebut.

Berulangkali Para sahabat menasehati NU’man agar tidak berbuat konyol kepada Rosululloh, karena Rosululloh adalah kekasih Alloh yang harus dihormati dan di muiakan. Tetap saja Nu’man selalu melakukan kekonyolan kepada Rosululloh dan sedikitpun Nabi Tidak marah kepada Nu’man bahkan Rosul membimbing Nu’man untuk meninggalkan sikap mengerjai orang.

Suatu Hari dikota Madinah lewatlah pedagang Madu yang menjajakan dagangannya, sudah beberapa hari ini dagangannya tidak ada yang membeli , pedagang Madu tersebut begitu putus asa bercampur kesal. Wajahnya terlihat pucat, bajunya lusuh. Melihat hal itu Nu’man merasa ibah Hatinya , Nu’man berniat menolongnya untuk membeli madu tersebut namun dia tidak memiliki uang , akhirnya muncullah sifat kekonyolannya untuk mengerjai seseorang. Dia panggil padagang madu” Pak sahabat ku ingin membeli madu dan itu rumahnya..sambil menunjuk rumah Rosululloh SAW” . Lalu Nu’man mengetuk pintu Rumah Rosullulloh sambil membawa Madu, Rosulpun mempersilahkan Numan untuk masuk kedalam. “Ya Rosul ini aku bawakan madu untukmu..sebagai Hadiah dari ku” Kata Nu’man. Setelah memberikan madu tersebut Numan pun pamit untuk pulang.

Nu’man lalu menemui pedagang madu tersebut sambil berkata” Maaf saya mau pergi dulu ada urusan penting yang harus saya selesaikan, nanti Sahabatku sebentar lagi keluar dan membayar Madumu” Kata namun sambil bergegas pergi.

Setelah sekian lama menunggu pedagang tersebut kesal, dan mengetuk dengan keras Rumah Rosululloh SAW sambil berteriak ” Wahai penghuni rumah madu saya belum dibayar”??. Tentu saja Rosululoh kaget mendengar teriakan tersebut, rosululoh tersenyum dan menyadari bahwa Dirinya telah dikerjai oleh Nu’man bin Amru. lalu Rosul pun memberikan uang tersebut kepada pedagang Madu .

Suatu hari Rosululloh bertemu dengan Nu’man bin Amru, sambil menahan Tawa Rosul menegur Nu’man” Wahai Numan apa yang telah kau lakukan pada keluarga NabiMu ? sambil menahan tawanya rosululloh terlihat tersenyum. dasar Nu’man seorang yang konyol mendengar teguran dari Rosul hanya nyengir dan berkata” Ya rosululooh saya tahu kau suka sekali madu….saya ingin sekali membelikanmu Madu dan di hadiahkan kepadamu , tapi waktu iti saya tidak punya uang sama sekali..jadi saya hanya bisa mengantarkan Madu itu saja ketanganmu dan tidak sanggup membelinya, dan semoga saya di beri Hidayah Alloh atas kebaikan ini” kata Nu’man . Mendengar jawaban sahabatnya yang konyol tersebut, Rosululloh tidak marah bahkan mendo’akan Nu’man  karena punya niat yang baik memberi Madu ke pada Rosululloh. Begitulah akhlak mulia rosululloh .

SYECH YASIN AL PADANI ULAMA MEKKAH KETURUNAN INDONESIA

Ulama Mekkah yang nenek moyangnya berasal dari Padang Sumatra barat, adalah sosok ulama Indonesia yang namanya Terukir dengan Tinta Emas karena keluasan ilmu yang dimilikinya. Beliau bergelar  “Almusnid Dunya” (ulama ahli Musnad dunia), keahlian dalam hal ilmu periwayatan Hadist ini ,maka banyak para ulama – ulama dunia berbondong-bondong untuk mendapat Ijazah Sanad hadist dari Beliau. Bahkan Al alamah Habib Segaf bin Muhammad Assegaf salah seorang ulama dan waliyulloh dari Tarim Hadromaut  sangat mengagumi keilmuan Syech Yasin al padani hingga menyebut Syech Yasin dengan” Sayuthiyyuh Zamanihi”

Nama lengkapnya Abu al faidh’ alam Ad diin Muhammad Yasin  bin Isa Al padani, lahir di Mekkah tahunl1916. Sejak kecil Syech Yasin sudah menunjukan kecerdasan yang luar biasa, Bahkan menginjak usia remaja Syech Yasin mampu mengungguli rekan-rekannya dalam hal penguasaan ilmu hadist, fiqih bahkan para Gurunyapun sangat mengaguminya. Syech Yasin mulai belajar dengan ayahnya  Syech Muhammad Isa, dilanjutkan ke ASH-shautiyyah guru-gurunya antara lain Syech Muhktar Usman, Syech Hasan Al Masysath, Habib  Muhsin bin Ali al Musawa.

Sekitar tahun 1934 terjadi konflik yang menyangkut Nasionalisme,Direktur Ash shautiyyah telah menyinggung beberapa pelajar asal asia tenggara terutama dari Indonesia  maka Syech Yasin mengemukakan ide untuk mendirikan Madrasah Darul Ulum di Mekkah, banyak dari pelajar Ash shautiyyah yang berbondong-bondong pindah ke Madrasah darul Ulum, padahal madrasah tersebut belum lama didirikan. Syech yasin menjabat sebagai wakil direktur Madrasah Darul Ulum Mekkah , disamping itu Syech yasin mengajar di berbagai tempat terutama di Masjidil haram . Materi materi yang disampaikan Oleh Syech Yasin mendapat sambutan yang luar biasa terutama dari para pelajar asal asia tenggara. Syech Yasin juga dikenal sebagai sosok ulama yang sering mina Ijazah dari para ulama-ulama terkemuka sehingga Beliau memilki sanad yang luar biasa banyaknya.

Dan yang sangat menarik adalah Sosok Syech Yasin al Padani adalah kesederhanaannya , walaupun beliau seorang ulama besar namun Beliau tidak segan-segan untuk keluar masuk pasar memikul, dan menenteng sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Dengan memakai kaos oblong dan sarung Syech Yasin juga sering nongkrong di warung Teh sambil menghisap Shisah ( rokok arab). tak ada seorangpun yang berani mencelanya karena ketinggian ilmu yang dimiliki Syech Yasin.  Dan jika musim haji tiba Syech yasin mengundang ulama-ulama dunia dan pelajar  untuk berkunjung kerumahnya  untuk berdiskusi dan tak sedikit dari para ulama yang meminta Ijazah Sanad hadist dari Syech Yasin. Namun biarpun lewat dari Musim haji Rumah Syech yasinpun selalu ramai dikunjungi para ulama dan pelajar.

Ulama kelahiran abad 20 ini menghasilkan karya karya yang tak kurang dari 100 judul, yang semuanya tersebar dan menjadi rujukan lembaga-lembaga islam , pondok pesantren baik itu di Mekkah maupun di asia tenggara. Susunan bahasa yang tinggi dan sistimatis serta isinya yang padat menjadikan karya Syech yasin banyak digunakan oleh para ulama dan pelajar sebagai sumber  referensi. Diantaranya

-Fathul ‘allam  Syarah dari kitab Hadist Bulughul Maram

-Ad durr al madhud fi Syarah Sunan Abu Dawud

-Nail al ma’mul Hasyiah ‘ala lubb al ushul Fiqh

– Al Fawaid al janiyah ‘ala Qawaidhul fiqihiyyah

dan masih banyak karya beliau lainnya.

Beliau banyak dipuji oleh para Ulama dan para gurunya, sepertiSeorang ulama Hadist bernama Sayyid Abdul Aziz Al Qumari menjuluki Syech Yasin sebagai ulama kebanggaan Haromain ( mekkah dan Madinah).

Dr Ali Jum’ah salah satu Mufti Mesir dalam kitab Hasyiyah Al imam Baijuri a’la jawahirut tauhid  yang di Tahqiqnya mengatakan bahwa dia mendapat Ijazah sanad dari Syech Yasin Al Fadani.

Syech M Zainuddin sewaktu mengajar Di madrasah Ash Shautiyyah mengalami kesulitan dan memaksa dirinya membolak balik berbagai kitab – kitab yang relevan, namun setelah terbitnya Kitab Qowaidhul Fiqih karya Syech Yasin Al fadani menjadi ringanlah segala bentuk kesulitan-kesulitan yang biasa ia alami waktu mengajar.

Syech yasin juga sering mengadakan kunjungan -kunjungan keberbagai negara terutama di Indonesia yang merupakan asal dari nenek moyangnya, tak  sedikit dari para ulama-ulama yang bertemu Syech Yasin ingin dianggap murid oleh beliau dan minta ijazah sanad hadist. Dan kejadian yang menarik adalah sewaktu Syech yasin berkunjung keIndonesia banyak dari para ulama dari berbagai daerah di indonesai berbondong -bondong menemui Syech Yasin untuk dianggap murid salah satunya adalah KH Syafi’i Hadzmi . Kh Syafii datang menemui Syech Yasin Al Fadani untuk diangkat sebagai murid namun Syech Yasin menolaknya, bukan karena tidak suka atau ada hal lain. Namun Syech Yasin Menganggap bahwa dirinya tidak pantas menjadi guru dan beliau mengatakan bahwa dirinyalah yang pantas menjadi Murid KH Syafi”i Hadzami. Syech yasin menilai bahwa Kedalam ilmu yang dimiliki Kh Syafi’i hadzami tak diragukan lagi. Kh Syafi’i hadzami begitu terkenal namanya Di Mekkah sebagai Sosok Ulama Indonesai yang memiliki keluasan ilmu.

Begitulah sosok Syech yasin al Padani yang sangat menghargai para ahli ilmu. Dan pernah salah seorang murid Syech Yasin Al Fadani, KH Abdul hamid dari Jakarta , sewaktu beliau dihadapi kesulitan dalam mengajar beliau mendapat sepucuk surat dari Syech Yasin Al fadani, begitu membuka isi suart tersebut ternyata adalah jawaban dari kesulitan yang dihadapinya. Kh Abdul hamid pun heran bagaimana Syech Yasin bisa tahu kesulitan yang sedang beliau hadapi?

Pernah juga salah seorang Murid Syech Yasin  di mekkah menceritakan bahwa dirinya diperintahkan Syech yasin untuk dibuatkan Teh, setelah teh tersebut diminum dirinya pergi ke Masjidil Haram dan terasa tidak percaya bahwa Dirinya melihat Syech Yasin sedang membawa kitab sehabis  mengajar ari masjidil haram padahal baru tadi Syech yasin minum teh dirumahnya.

Syech Yasin Al fadani  tampil sebagai sosok ulama yang mampu mencetak murid-murid yang sangat mencintai ilmu diantara murid Beliau adalah Syech Muhammad ismail Zaini  al Yamani , Syech Muhammad Muhktaruddin, habib Hamid Al Kaff, Kh.Ahmadf damhuri ( banten), Kh Abdul hamid ( jakarta), KH Ahmad Muhajirin ( bekasi), Kh Zayadi Muhajir , Kh Syafi’i Hadzami danmasih banyak murid beliau yang tersebar di pelosok penjuru dunia yang meneruskan perjuangan Syech Yasin Al Fadani. Bangsa Indonesiapun boleh berbangga bahwa bangsa kita memilki Ulama-ulama yang sangat terkenal dan diakui ketinggian ilmunya di Mekkah maupun di dunia Sebut saja Syech Muhammad  Nawawi Al bantani ( banten), Syech Yasin AlFadani ( padang), Syech Ahmad Khatib Sambas ( Kalimantan) , Syech Muhammad Zainuddin al Fancuri ( lombok) Dan  lain-lain.

Tahun 1990 Syech Yasin al Fadani  dipanggil mengahadap Aloh SWT , seluruh Dunia merasa kehilangan Sosok ulama hadist yang Mumpuni dan menjadi sumber rujukan ilmu. dan  kebesaran Alloh ditampakan oleh para hadirin yang hadir dalam prosesi penguburan Ulama besar tersebut. Begitu Jenazah dimasukkan ke liang lahat  bukan liang yang sempit dan lembab yang tampak tapi liang tersebut berubah menjadi lapangan yang luas membentang disertai dengan semerbak wewangian  yang harum dan menyegarkan. Subhanalloh Ya Alloh jadikan Para Ulama -Ulama Indonesia saat ini menjadi ulama-ulama yang istiqomah , yang berjuang mensyiarkan Agama alloh dengan penuh keikhlasan seperti ulama-ulama terdahulu yang telah Engkau Rahmati Aminn

ABU THOLHA SAHABAT ROSUL YANG TABAH….

Suatu ketika Rosululloh dan Para sahabat sedang dalam kelaparan karena habis berperang, Abu Tholha yang menyaksikan kejadian tersebut merasa Iba dengan keadaan Rosululloh SAW. Lalu Abu Tholha memanggil istrinya dan menceritakan apa yang sedang rosululloh dan para sahabatnya rasakan. Mendengar cerita Suaminya Abu tholha ,istrinyapun merasa iba hatinya dan menyuruh suaminya Abu Tholha mengundang Rosululloh serta empat atau lima sahabtnya untuk makan dirumahnya. Merekapun menyembelih seekor kambing kecil dan mengulitinya , tanpa sepengetahuan Abu Tolha dan istrinya , kedua putranya yang masih kecil menyaksikan Ayahnya menyembelih seekor kambing dan kedua putranya tersebut memperaktekannya , Betapa terkejut Abu Tholha menyaksikan putranya dengan leher yang n yaris putus bersimah darah dan putra yang satunya lagi terbaring pingsan. Rasa sedih dan duka menyelimuti keluarga Abu Tholha akan tetapi jamuan makan untuk Rosululloh harus tetap berjalan. Maka diangkatlah Putranya yang hampir putus lehernya kekamarnya dan ditutupi dengan selimut. sedangkan istrinya membersihkan bercak darah yang membasahi lantai . Mereka berusaha menyembunyikan kesedihan tersebut agar Rosululloh dan para sahabatnya makan dengan tenang dan tidak kehilangan selera makan karena peristiwa yang dialami oleh Putranya. Waktu yang dinanti telah tiba datanglah Rosululloh kerumah Abu tholha ,namun Abu Tolha sedikit terkejut karena Rosululloh SAW mengundang seluruh sahabat yang sedang kelaparan untuk datang kerumah Abu Tholha, bukan karena tidak suka dengan sahabat Rosul yang lain karena jamuan Makan tersebut hanya cukup untuk 6 orang saja. Melihat suaminya Panik istrinya berusaha untuk menenangkannya, mungkin ada hikmah dibalik perbuatan Rosululloh SAW mengundang seluruh sahabtnya untuk makan di rumah Abu Tholha.

Rasulullah SAW menghampiri para sahabat dan memerintahkan agar tidak mencampur makanan yang telah mereka buat. Tetapi beliaulah yang akan mencampur dan membagikannya sendiri makannan tersebut  kepada para sahabat. Mulailah Rosululloh  mencampur makanan tersebut, lalu beliau memerintahkan agar sepuluh orang sahabatnya masuk kedalam rumah untuk makan. Setelah kenyang mereka pun keluar lalu masuk lagi sepuluh orang begitulah seterusnya sampai semua sahabat mencicipi makanan tersebut. Namun Subhanalloh meskipun sudah banyak sahabat yang makan , tetapi makanan yang tersisa seakan-akan belum tersentuh sama sekali masih utuh seperti sedia kala.

Setelah para sahabatnya selesai makan , kini tinggallah Rosululloh SAW dan keluarga Abu Tholha yang belum makan, lalu Rosulullloh menyuruh Abu Tholha memanggil Putra-putranya untuk makan bersama -sama . Abu Tholha pun tak ingin rosululloh mengetahui peristiwa tragis yang menimpa putranya dan mengatakan kepada Rosululoh bahwa putranya sudah terlelap tidur.Akan tetapi rosululloh mendesak agar putranya dapat makan bersama-sama. Didesak seperti itu  oleh Rosululloh Abu Tolha tidak dapat mengelak lagi, akhirnya Abu Tholha mengajak Rosululloh kekamar Putranya untuk melihat sendiri . Dikamar tersebut terbaringlah putra Abu Tholha dengan ditutupi selimut, Lalu Rosululloh Saw membuka selimut tersebut, tampaklah putra Abu Tholha yang terbaring kaku dengan leher yang hampir putus, Berlinanglah air mata Rosululloh menyaksikan kejadian tersebut dan Seraya mengangkat tangannya Ke langit dan memohon kepada Alloh SWt “Bangunlah  dengan Izin Alloh…..!! dan Subhanalloh dengan Qudrat dan Iradat Alloh SWT Hidup kembali Putra Abu Tolha tanpa ada bekas luka sedikitpun.

Itulah sebagian cerita dari sahabat Rosululloh yang sangat mencintai Nabi dengan Ihlas, untuk menyenangkan Rosululloh Mereka korbankan segalanya dan Allohpun maha tahu akan perbuatan yang dilakukan Abu Tholha dan keluarganya karena mencintai Kekasih Alloh Nabi Muhammad SAW. Dan Alloh perlihatkan kemukjizatan Rosululloh kepada keluarga Abu Tholha… Benarkah kita telah Mencintai Nabi Muhammad ??? Beranikah kita berkorban untuk Rosululloh??? Bersholawatlah…Bela Agama Rosululloh saw…

HABIB SALIM BIN ZINDAN ULAMA YANG ISTIQOMAH

Suatu ketika Habib Salim bin Zindan membawa Patung Bunda Maria dan diletakkan di pekarangan rumahnya, Hal tersebut terasa aneh bagi sebagaian masyarakat maupun para ulama waktu itu, Bahkan pernah juga salah seorang ulama mendatangi rumah Habib Salim Zindan untuk menanyakan kenapa Patung Bunda Maria diletakakan di Pekarangan Rumahnya dan merasa bahwa Habib Salim telah murtad , namun dengan ketenangan Habib Salim menyuruh Ulama yang marah tersebut untuk mengaji dan mempedalam ilmu agama baru nanti datang lagi kembali. Dengan Rasa penasaran dan keheranan pergilah sang ulama tersebut dari Rumah Habib Salim Zindan.

Belakangan Diketahui Bahwa Habib Salim Zindan memang sengaja menaruh patung Bunda Maria di pekarangan rumahnya agar dapat terlihat oleh orang-orang Nasrani yang pulang dari Gereja yang kebetulan berseberangan dengan Rumah Habib salim Zindan, Patung itu akan tetap disitu agar mereka sadar bahwa apa yang mereka sembah selama ini hanyalah sebuah patung yang tidak bisa berbuat banyak, Patung itu tidak bisa membela dan menyelamatkan dirinya  bagaimana mungkin bisa membela dan menyelamatkan umat Nasrani.Patung itu kepanasan, kehujanan tanpa bisa berbuat apa-apa kalau tidak dipindahkan oleh pemiliknya. Ini berarti bunda maria yang selama ini mereka sembah hanya sebatas benda mati.

Dan ternyata banyak dari mereka orang Nasrani yang sering melintas didepan Rumah Habib Salim Zindan sadar bahwa mereka selama ini hanya menyembah patung yang tidak bisa berbuat banyak yang akhirnya mereka memeluk Agama Islam.

Inilah adalah salah satu Metode Dakwah yang dilakukan Habib Salim Zindan yang menurut sebagain orang tidak Lazim. Namun ketokohan dan keilmuan yang dalam tentang Agama Alloh membuat sebagian ulama dan masyarakat dapat memahami hal tersebut. Bahkan Pernah suatu ketika seorang pendeta mendatangi Habib Salim Zindan  untuk melakukan dialog. ” Habib saya mau tanya yang lebih mulia itu orang yang masih hidup atau orang yang sudah mati”?? Tanya Pendeta kepada habib Salim . “Semua orang akan menjawab Bahwa orang yang masih hidup itu lebih mulia dari pada orang yang sudah mati, sebab orang yang sudah mati sudah menjadi bangkai ” Jawab Habib Salim Zindan. Lalu dengan pertanyaan menggurui Pendeta itu membalasnya ” Kalau begitu Nabi Isya Yesus kristus lebih mulia dari pada Nabi Muhammad , karena Muhammad nabi anda telah meninggal, sedangkan Nabi Isya Menurut keyakinan Anda Masih hidup hingga sekarang”!!!! , Habib Zindan tak mau kalah dengan Tutur bahasa yang sangat diplomatishabib Salim menjawab”” Kalau begitu ibu saya lebih mulia dibandingkan dengan Bunda Maryam, sebab Bunda Maryam sudah meninggal sedangkan ibu saya masih hidup dan   sekarang sedang memasak di dapur”” Mendengar jawab enteng dari Habib Salim Zindan , sang pendeta pun diam seribu bahasa lalu pergi.

Nama lengkap beliau Habib salim bin Ahmad bin Husain bin Saleh bin Abdulloh bin Umar bin Abdulloh bin Zindan lahir di Surabaya pada hari jumat tgl 07 september 1906, Sejak kecil Habib Salim Zindan mendapat pendidikan agama dari Ayahnya yang juga memang seorang Ulama Habib Ahmad Zindan, kecerdasan dan bakat yang dimilki Habib Salim Zindan sehingga dalam usia yang relatif muda mampu memnguasai beberapa fan ilmu. Tak cukup itu saja Habib Salim zindan melakukan pengembaraan keberbagai Ulama-ulama terkemuka untuk menimba ilmu seperti Habib Abdul Qodir bilfaqih ( pendiri pon-pes Darul Hadist Al Faqihiyyah Malang), Habib Abdulloh bin Musin ( Empang bogor), Habib Muhammad Muhdor(bondowoso), Habib Abu bakar Assegaf (gresik) , Kh Muhammad Kholil ( madura) dan masih banyak lagi Para Ulama dan Habaib yang beliau kunjungi untuk menuntut ilmu dan Mengambil keberkahan dari beliau.

Maka tak heran di Usia 19 tahun habib Salim Zindan telah menguasai berbagai ilmu agama terutama Ilmu Hadist maka beliau mendapat predikat sebagai Muhaddist dan Musnid , sejak itu pula beliau memulai Dakwahnya keberbagai daerah. Mengajak umat untuk istiqomah dalam menjalankan Perintah Alloh dan menjauhkan larangan Alloh. Disamping itu pula habib Salim selalu mengajak bangsa Indonesia umat islam khususnya untuk bangkit menentang segala bentuk Impreliasme baik penjahan Belanda maupun Jepang. Ceramah Beliau mampu mengobarkan semangat membara untuk melawan penjajahan, maka tak heran Pihak penjajah dibuat kalang kabut oleh aksi-aksi pejuang yang begitu semangat siap untuk mati dalam melawan pihak penjajah. Habib Salim sempat di tangkap Jepang dan di jebloskan ke penjara .

Sekitar tahun 1940 Habib Salim Hijarh ke jakarta dan bersama sama para ulama dan Habaib gencar melakukan dakwah islam , diantaranya adalh Habib Ali alatas Bungur dan Habib Ali Al habsyi Kwitang. Trio Habib betawi tersebut sangat dihormati baik oleh masyarakat maupun oleh para ulama kerena ketinggian ilmu yang dimiliki oleh ketiga Habib tersebut, bahkan banyak para Ulama dan Habaib yang berguru kepadanya.salah satunya Adalah almarhum Muallim KH Syafi’i Hadzami .

Habib Salim Zindan Wafat di jakarta 01 juni 1969 dan dimaqomkan di Komplek pemakaman Al hawi Condet Jakarta, beliau meninggalkan anak dan cucunya yang mampu meneruskan perjuangannya dalam mensyiarkan Agama Alloh dengan istiqomah.

MARHABAN YA ROMADHON…..

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA ….